Catatan Tentang Hujan

Catatan Tentang Hujan

  • WpView
    Reads 2,020
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 31, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
[Story One] #Cover,by ? Aku Bukanlah Batu Karang,, Tegar menghadapi suatu cobaan Aku bukanlah Langit malam,, Sunyi Namun bisa di pandang,, Aku bukanlah Tombak Cinta,, Selalu berdiri walau jarak berpisah,, Namun Aku seperti Hujan,, Hening Dan Diam mencekam,, Selalu menangis ketika terluka,, Selalu bercerita kepada langit malam,, Aku rapuh ,, Ketika Hujan Datang,, Mengingatkan ku pada suatu kesalahan,, Aku Rapuh ,, Ketika Hujan Datang,, Mengingatkan ku pada Suatu penyesalan Sudah berapa ribu air mata ini bertasbih dengan hujan ? Bercerita bagaimana sosok diri ku yang sebenarnya,, Dalam Diam aku menangis,, Dalam Diam aku Terluka,, Dalam Diam aku membisu,, Hingga Hujan berkata padaku,, Ada keajaiban cinta di lembaran baru Melupakan masa lalu,, Dan datang seseorang yang menggantikan hujan,, Rintihan sunyi terdengar halus,, Air bening mengalir turun,, Membuat suatu luka merasa terhapus,, Hujan,, Datanglah jika aku terluka,, Hujan,, Datanglah jika aku berduka,, Aku akan bercerita,, Bagaimana tentang seorang gadis dengan hujan nya,,
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bianglala
  • KHALISA🖤
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • DEARWA [END]
  • Rainangkasa #2 [END]
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • ALONE
Bianglala

Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄

More details
WpActionLinkContent Guidelines