Story cover for Iridescent Boy by jadeeeeec
Iridescent Boy
  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jan 20, 2018
"Takdir Tuhan itu terkadang mengerikan." -Adisa Kirana

Adisa pikir kehidupannya akan sangat membosankan ketika bertemu dengan Rex, cowok kutu buku yang menjelma menjadi guru privatenya selama tiga bulan kedepan. Selain buta warna, Rex juga mengidap penyakit yang enggan ia beritahu ke siapa pun termasuk Adisa.

Bagi sebagian orang, buta warna adalah hal yang sangat mengganggu. Namun, Rex berbeda. Dengan kebuta warnaan yang ia miliki, ia dapat melihat masa depan.

© 2018 by jade c.
All Rights Reserved
Sign up to add Iridescent Boy to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
How to Survive by LNVerenne
45 parts Complete
Riri menyibakkan rambut hitamnya, "persediaan makanan kita menipis. Kita gak bisa bertahan terus di sini." "Tempat yang paling deket dari sini, ke mana?" Abil membersihkan kacamatanya dengan ujung hijab yang sudah tak dicuci berhari-hari. "Supermarket di tengah kota," Azura menjawab dingin sambil menatap kedua orangtuanya terkurung di balik pintu kamar mandi. Pupil Bian mengecil. Semua orang tahu apa yang akan menjadi keputusan Abil. Seketika si gadis tomboy berdiri. "Supermarket itu terlalu luas dan bahaya. Jangan tolol! Nyawa kita cuman satu!" Nawa mengangguk cepat, wajah memerah menahan tangis, napasnya memburu, "aku gak mau ke supermarket! Gak! Gak mau!" "Terus mau gimana? Mati perlahan di dalam sini? Mikir dong! Jangan karena takut, kalian milih mati kelaparan. Perlu ada kanibalisme dulu baru mau keluar?" Mata Abil memerah penuh gelora emosi dari balik kacamata yang engselnya patah akibat pukulan Bian minggu lalu. Azura memutar matanya malas, situasi sialan ini membuat semua orang lebih sensitif. "Udah-udah!" Nayara melerai. "Memungkinkan gak kalau kita cek ke rumah-rumah sekitar? Siapa tau Alex di sana masih tingkat 1. Bian bener, supermarket terlalu luas dan beresiko. Kita coba cari dulu di rumah sekitar, kalau gak ada, baru kita ke supermarket." Seketika ruangan senyap mencerna kalimat Nayara yang selalu bisa menengahi perdebatan mereka. "Jadi, guys sekarang mereka masih diskusi-" "LETTA!!" Bentakan teman-temannya langsung menyentak si gadis ikal. "Le, matiin," pinta Nayara sambil memberi tempat kosong untuk Letta. *** Hidup para remaja itu berubah ketika penyakit tidak jelas mulai menjelajah kota Bandung. Hidup berbulan-bulan tanpa orang tua dengan pola pikir yang masih kekanak-kanakan. Bagaimana cara mereka bertahan hidup dengan 7 kepribadian yang saling bertentangan? Bertemu dengan banyak orang dan berbagai kejadian. Merubah masing-masing mereka jadi sosok lain. Berhasilkah mereka bertahan hidup? Atau semua kembali pada keputusan mereka?
Summer Triangle  (Revisi) by Eiralune_
48 parts Complete
"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir ini. Qira yang terbiasa mengganggunya dengan Lexa, kini menjauh secara tiba-tiba. Perempuan itu bersikap seolah tidak ingin mengenalnya lagi. "Kita sahabatan bukan satu atau dua tahun!" Awalnya Are senang, saat Qira secara perlahan menjauhinya dan juga Lexa. Bukan dia tidak senang ketika Qira berdekatan dengannya, hanya saja situasinya telah berubah. Kini Are sudah memiliki kekasih, yaitu Lexa. Dia takut, kedekatannya dengan Qira akan melukai Lexa. Namun, Are menjadi resah ketika Qira benar-benar memblokir aksesnya untuk menemui perempuan itu. Pesan, atau sapaannya tidak mendapat feedback baik dari Qira. Qira yang semula membelakangi Are, kini mulai membalikkan tubuhnya. Dia menatap Are tepat di kedua bola matanya. "Gue takut mati di tangan lo, Are!" ✯✯✯ "𝙷𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚜𝚞𝚖𝚖𝚎𝚛 𝚝𝚛𝚒𝚊𝚗𝚐𝚕𝚎. 𝙽𝚊𝚖𝚞𝚗, 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝙳𝚎𝚗𝚎𝚋, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚓𝚎𝚖𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝙰𝚕𝚝𝚊𝚒𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚅𝚎𝚐𝚊." -𝑪𝒉𝒂𝒒𝒊𝒓𝒂 𝑺𝒉𝒂𝒊𝒎𝒂 𝑳𝒐𝒗𝒊𝒆 ✯✯✯ ᴋᴀʟᴀᴜ ʙᴇʀʙᴀᴋᴀᴛ, ᴛɪᴅᴀᴋ ᴍᴜɴɢᴋɪɴ ᴘʟᴀɢɪᴀᴛ! #1 friends #1 Time travel #1 teen #1 frendszone #1 sahabat #1 sadstory #1 friendship #1 broken #1 brokenheart #1 rahasia
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
93 parts Complete
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
You may also like
Slide 1 of 10
AFIKA [ END✔ ] cover
How to Survive cover
Summer Triangle  (Revisi) cover
MAYBE TOMORROW [Completed] cover
Reynand & Joya | END cover
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  cover
KAY.EL STORY||END|| cover
Hai masa lalu. cover
Tomboyish Girl [Proses Penerbitan] cover
Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT) cover

AFIKA [ END✔ ]

54 parts Complete

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"