We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Vinanisa

Vinanisa

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
" Kenapa lo lakuin semua ini, gue nggak nyangka kalo lo bisa khianatin gue" Ujar Vina dengan wajah yang memerah dengan mata yang berkaca - kaca melihat apa yang dilakukan sahabatnya itu. "Kenapa lo gak suka gue kayak gini sama dia" Jawabnya dengan lantang tanpa basa - basi dan tanpa pikir panjang. "Iya!! Lo yang nyuruh gue deketin dia dan ternyata lo yang malah ngambat dia, emng mau lo apa kenapa apa yang ada di dekat gue yang gue sayang selalu lo rebut, emang salah gue apa?!!" Vina pun mulai mengalirkan setetes cairan bening di pipi yang indah ini. "Lo gak pernah salah kok, yang salah itu muka lo yang nggak terlalu cantik untuk diperebutkan, lebih cantikkan gue lah!" tanpa basa - basi dia menyambar. Vina pun tak tahan akan semua ini. Vina pun meninggalkan sahabatnya itu, ralat sahabat yang berkhianat itu sendirian. Vina hanya berlari kecil menuju kamar mandi yang tidak jauh dari sini dengan mengusap wajahnya yang dipenuhi aliran air putih yang berasal dari sela - sela matanya.
All Rights Reserved
#199
vina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elvio ||on going||
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • Sama tapi Berbeda [END]
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • My Home [Hujan Series]
  • VAVIN /VARO AND VINA
  • Different
  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • AGGA

Lagi tahap revisi ya guys, soalnya aku liat-liat masih berantakan banget alur sama bahasa nya😔 Yang udah ada keterangan 'revisi' itu udah ku revisi ya guys ••• "Nenek kenapa aku ada disini??" Elvio bertanya dengan lirih Dengan tersenyum Lucy menjawab, "Saya hanya ingin bermain denganmu Elvio," kemudian ia berjongkok sembari mencengkram dagu anak di depannya ini. "T-tapi nek, disini banyak debu, aku gak bisa nafas dengan baik nek" ujar Elvio menatap takut sosok Lucy, berharap ia akan segera di keluarkan dari sini. Namun Lucy seakan acuh pada kalimat yang dilontarkan oleh nya, ia kembali berdiri dengan angkuhnya, senyum tipis tersungging di bibirnya yang kemudian bibir itu berucap, "Kamu tahu salah kamu apa? Sehingga saya membawa mu kesini?" •••• Hai hai haiiiii Ini cerita dengan konflik ringan ya guys, nikmati aja cerita pertama ku ini👉👈 kalau ada kesamaan sama cerita lain maklumin ya, karena cerita dengan genre brothership itu kebanyakan emang sama! Dan ini hasil pemikiran ku sendiri Happy reading guysss!! Start: 14 okt 23 End: -

More details
WpActionLinkContent Guidelines