Nania's Daily

Nania's Daily

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 22, 2018
"Kamu gak bisa jadian sama Azka." "Hak kamu apa?" "Kamu itu udah dijodohin. Sadar diri sendiri aja." Perjalanan 3 tahun setelah lulus SMA. Nania menemukan laki-laki itu lagi. Secara tidak sengaja berpapasan disebuah cafe. "Dia tetap manis seperti biasa." lirihnya. Renaldi tetap berada dilingkungan yang sama dengan Nania. Mereka berteman sekarang. Namun,kejadian hari itu tetap tidak bisa dilupakan Nania. Saat mengingatnya kembali, ia menjadi kaku. Nafasnya seolah menjadi berat. Itu kali kedua petir menghantam dirinya. Cerita ini akan punya 2 versi. Versi women dan versi men. Jadi tunggu ceritanya ya👻. Silahkan di like dan di comment ya❤ jangan suka jadi ghost rider❤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marrying My Best Friend
  • Still You (Completed)
  • JAM 3 SORE
  • OneStory
  • My Darrel
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • Sajak milik Hujan [SELESAI]
  • DIRA  [HIATUS DULU]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Mission Fails

SEBAGIAN PART AKAN DIUNPUBLISH PER 5APRIL2017 KARENA KEPERLUAN PENERBITAN =========================================== Vanessa menggeleparkan tubuhnya sendiri seperti orang kesetanan sambil merengek kesal, "Gue sebel By! Gue sebeel!!" Kini giliran Abby yang menopang kepalanya santai sambil memperhatikan ke-exorcist-an perempuan itu yang sudah sangat normal dilihatnya. "Mau kawin kek, mau nggak kawin kek, itu kan urusan gue! Kenapa yang namanya emak-emak musti rempong ngurusin gituan sih?!" Vanessa merengek dalam monolognya. "Nyokap lo suruh lo kawin emang udah ada calonnya?!" tanyanya retoris karena tahu dengan jelas bahwa sahabatnya itu sedang tidak berpacaran saat ini, "Lempar balik ke nyokap aja," usulnya. "Itu dia!" kata Vanessa terlihat semakin depresi, "Nyokap mau nyomblangin gue sama kenalannya! Mending cakep! Udah gendut, jelek, tua lagi!" dia mengidikkan bahunya seolah-olah sangat jijik saat bayangan lelaki yang dideskripsikannya itu masuk dalam pikirannya. "Mendingan gue sekalian kawin ama lo kali, nyong!" Abby terdiam beberapa saat sebelum kemudian dengan santainya melanjutkan, "Ya udah gitu aja." "Ha?" "Merit sama gue aja, Va." _____________________________________ Start 20 September 2016 End 13 November 2016

More details
WpActionLinkContent Guidelines