Cinta Karena Terbiasa

Cinta Karena Terbiasa

  • WpView
    Reads 1,111
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 16, 2019
"Ontaaa arab!!! Gue duluan yang nulis di depan!" "Apaansih Upill cicak! Yang megang spidol duluan siapa coba?" Bercerita tentang dua sejoli yang selalu terlibat cekcok. Satu sekolah. Satu kelas. Dan bangku yang berdekatan. Setiap harinya selalu ada saja yang di ributkan. Sama-sama memiliki otak yang jenius dan cerdas membuat mereka juga menjadi 'saingan'. Bahkan rasanya bagi murid-murid SMA Tunas Bangsa apalagi bagi murid-murid kelas MIPA 1, mendengar Ali dan Prilly bertengkar dan adu mulut sudah menjadi santapan sehari-hari mereka. Hingga suatu ketika ada suatu hal yang membuat mereka harus selalu bersama saat itu. Suatu hal yang mengharuskan mereka saling merangkul sesama. Tapi siapa sangka? Waktu itu lah yang membuat timbul benih-benih cinta dan ingin selalu menjaga tanpa di sengaja. Dan saat itu mereka sadar, benih-benih cinta itu timbul karena terbiasa. ♥AliPrilly Fanfiction♥
All Rights Reserved
#89
berantem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA YANG NYATA
  • DERAN
  • About Us and Love
  • ALEXON [END]
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Love Vibes
  • Beautiful Disaster
  • Broke [COMPLETE]
  • Pesan Singkat
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Mia, gadis berkulit sawo matang itu diam-diam mengagumi Elo, lelaki jangkung yang kebetulan berteman baik dengan sahabatnya, Tiara. Gadis itu, Mia, mengakui bahwa ia kurang pantas memimpikan Elo menjadikannya pendamping. Elo terlalu menawan untuk ukurannya yang notabene standar kecantikan di bawah rata-rata. Meski menyadari kekurangnya, Mia tetap mencari peluang untuk mendekati Elo. Baginya, segalanya adalah rencana Tuhan! Bisa jadi, ia dan Elo ditakdirkan bersama. Sayangnya, hal itu tidak terjadi! atau bahkan tak akan pernah terjadi! Karena, belum sempat memulai pendekatan nyata, Elo, lelaki itu lebih dahulu menyadari motifnya. Dan untuk menghentikan pergerakan Mia, Elo dengan tidak berperasaan mengatakan hal menyakitkan yang mana membuat Mia mundur secara teratur! Mia cukup tahu diri! Ia, tantu saja harus mundur! Elo ..., namanya telah di garis bawahi dan ditetapkan sebagai lelaki yang tidak masuk dalam daftar kriteria lelaki masa depan sejak saat itu bahkan untuk seterusnya! Meski ketika mereka kembali dipertemukan dalam kondisi yang berbeda. Sekali pun di saat Elo justru menunjukan sikap yang jauh lebih berperasaan dari sebelumnya. Kejadian-kejadian masa lalu tetap membuat Mia memegang teguh pendiriannya. Mampukah Elo mematahkan keteguhan hati Mia dan memenangkan hati gadis itu sekali lagi di saat orang dari masa lalu Mia hadir di tengah-tengah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines