SATU
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 20, 2018
Batu. Kepala batu! Iya, aku manusia kepala batu. Sudah jelas dia bukan milikmu, sudah secara gamblang dia bicara, sudah terang-terangan didepan temanmu dia mengumumkannya. Apalagi yang harus aku harap? Tapi kenapa rasa ini tak kunjung hilang. Tak jua iklas atas semua kejadian yang begitu hebat terekam dalam otakku. Apa sudah terlalu Agung kah kamu dalam segenap hati dan jiwaku? ** Teruntuk dia yang begitu sering terlupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All I need
  • zeandra dan Marsha...
  • someone like you
  • Hei... Mr. Airplane
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • Here with me (CH2)
  • ngger adalah vandyku
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR
  • CINTA DALAM DIAM

Tuhan, apa yang kau berikan pada isi kepalaku telah aku lakukan, membuat luka benda tumpul dirongga hatinya entah di bagian mana, apa yang seharusnya terjadi nanti? sekuat aku menaruh hati besar padanya sekuat itu pula pikiranku kalut bahwa yang nyata itu nanti adalah kemarahan yang melebihi cintanya padaku, apa aku tidak salah ketika apa yang tidak pernah ingin aku lakukan adalah sesuatu yang baru saja aku lakukan??

More details
WpActionLinkContent Guidelines