Story cover for Candy. by Sachitafrey
Candy.
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 20, 2018
"Kamu sebenarnya manis kaya permen yang sering aku beli di warung opung tapi sayang kamu pelit senyum" - Chandita Abriani.

Aby punya tetangga baru yang judes nya minta ampun. Jangan kan nyapa buat sekedar narik sudut di kedua bibir nya aja gak pernah. Muka nya datar udah kaya tembok apalagi kalau dia udah ngomel. Semua perkataan menyakitkan masuk kedalam hati orang yang ia omeli.

Aby gak nyerah gitu aja buat si manusia kulkas itu tersenyum apalagi sampai nyapa duluan. Semua usaha sudah ia kerahkan sampai pada akhirnya Aby yang terjebak dengan perbuatan baik nya itu. Ia jatuh cinta.

Jika jatuh cinta pada orang biasa akan jauh lebih muda bagi Aby untuk di gapai. tapi tidak dengan Nathan.

Akankah Nathan bisa tersenyum pada nya dan membalas perasaan Aby?
All Rights Reserved
Sign up to add Candy. to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
La Vie en Rose by dearmonoceross
9 parts Complete Mature
Wanita itu hanya menginginkan kesembuhan putrinya. Tak perduli bahwa harga dirinya akan terjun bebas. Mengemis dihadapan lelaki yang pernah singgah dihatinya cukup lama memang bukan ide yang bagus. Tapi, ia tak punya pilihan. Hanya cara ini yang bisa ia lakukan. Wanita itu berlutut dihadapan Jeffrey yang tengah mematung di depan pintu apartemennya. "Aku mohon Jeffrey. Aku rela melakukan apapun asalkan kau mau membantu putriku. Aku berjanji akan membayar berapapun untuk ini." Ucapnya dengan bersimbah air mata. "Putrimu juga putriku, Ciara." Batin Jeffrey dalam hati. Wanita itu hanya mengenakan sandal rumahan. Hanya mengenakan Baju seadanya, tanpa dilengkapi baju hangat. Mengingat cuaca diluar sana sedang tidak begitu bersahabat. "Berdiri Ciara!" Wanita itu masih menangis tersedu-sedu. "Aku bilang berdiri Ciara." Jeffrey meninggikan suaranya. Dengan perlahan Ciara berdiri dari berlututnya. Mensejajarkan tingginya dengan tinggi lelaki dihadapannya. Walaupun jarak tinggi mereka cukup jauh. Wanita itu hanya berhasil menatap dada bidang Jeffrey tanpa mendongakkan kepalanya. "Kau yakin mau membayar berapapun untuk itu?" Ciara mengangguk. "Berapapun dan apapun?" Wanita itu mengangguk lagi dengan lemah. "Puaskan aku malam ini. Kemudian aku akan memberikan apa yang kamu butuhkan." Ciara mendongak. Menatap Jeffrey dengan tatapan tak percaya. "Baiklah." Kali ini Jeffrey yang sedikit terkejut dengan jawaban Ciara. ~~~ Ini sebenernya dulu fanfiction Jaehyun NCT. Tp aku rubah jadi fiksi biasa. Nggak ada perubahan cerita. Emang aku unpublish terus ngulang publish lagi kayak dulu hehehe
Anak Rahasia Sang Direktur Tampan by ayiek07
28 parts Ongoing
Disclaimer! WAJIB FOLLOW AUTHOR KALAU PARTNYA GA MAU BERANTAKAN Kuno. Satu kata yang selalu terselip di benak Jenni Subagyo mengingat bahwa dirinya sudah memegang status istri di usia yang terbilang sangat muda, perempuan yang tengah berusaha menempuh jenjang pengajuan judul skripi. Berkali-kali membuat judul skripsi, berkali-kali pula tidak diterima oleh dosen pembimbing. Jenni yang benar-benar stress dengan skripsinya dibuat lebih stress saat mengetahui fakta bahwa pangeran tampannya yang berasal dari Jakarta akan mengerjakan proyek di Surabaya, tempat dia kuliah saat ini. "Masa tinggal di kosan aku Bu? Nanti respon temen-temen aku gimana, kalau mereka mikir macem-macem gimana?" tanya perempuan itu dengan menggebu-gebu. "Jenni sama Mas sudah sah di mata agama, tidak akan menimbulkan dosa. Jika Jenni khawatir dengan respon teman-temannya Jenni, Ibu saranin Jenni pindah ke apartemen aja ya nak." "Ta-tapi ini nanggung banget Ibu....." Ibu dari perempuan itu hanya bisa tersenyum, dia juga tidak mempunyai pilihan lain selain ini. "Mas itu surganya Jenni, insyaallah apapun yang Jenni lakuin buat Mas pasti ada pahalanya." Siapapun tolong bantu dirinya, dia tidak pernah berduaan dengan seorang pria kecuali ayahnya, topik apa yang akan dia bicarakan jika pangerannya itu berada di Surabaya selama enam bulan? Atau mungkin lebih? ~~~~~ Semoga menikmati alur cerita. Saya rasa kalian tahu cara menghargai karya seseorang.Terimakasih karena tidak menulis ulang cerita saya dalam versi apapun. Love untuk kalian 💚 Start : Desember 2022 Finish : September 2023 Surabaya, Jawa Timur @ Ayiek Evrytanadha
You may also like
Slide 1 of 10
La Vie en Rose cover
[COMPLETED] 7 Days cover
Emotion Love cover
Unpredictable Love cover
Anak Rahasia Sang Direktur Tampan cover
Beyond The Limit | TAMAT ✔ cover
Bertaut Rasa (Gratis) cover
HEARTBREAKING (On Going) cover
Cerita Ci(n)ta Sang Asdos ✔ (Segera Terbit) cover
Senja di Langit Jakarta [completed] (Revisi) cover

La Vie en Rose

9 parts Complete Mature

Wanita itu hanya menginginkan kesembuhan putrinya. Tak perduli bahwa harga dirinya akan terjun bebas. Mengemis dihadapan lelaki yang pernah singgah dihatinya cukup lama memang bukan ide yang bagus. Tapi, ia tak punya pilihan. Hanya cara ini yang bisa ia lakukan. Wanita itu berlutut dihadapan Jeffrey yang tengah mematung di depan pintu apartemennya. "Aku mohon Jeffrey. Aku rela melakukan apapun asalkan kau mau membantu putriku. Aku berjanji akan membayar berapapun untuk ini." Ucapnya dengan bersimbah air mata. "Putrimu juga putriku, Ciara." Batin Jeffrey dalam hati. Wanita itu hanya mengenakan sandal rumahan. Hanya mengenakan Baju seadanya, tanpa dilengkapi baju hangat. Mengingat cuaca diluar sana sedang tidak begitu bersahabat. "Berdiri Ciara!" Wanita itu masih menangis tersedu-sedu. "Aku bilang berdiri Ciara." Jeffrey meninggikan suaranya. Dengan perlahan Ciara berdiri dari berlututnya. Mensejajarkan tingginya dengan tinggi lelaki dihadapannya. Walaupun jarak tinggi mereka cukup jauh. Wanita itu hanya berhasil menatap dada bidang Jeffrey tanpa mendongakkan kepalanya. "Kau yakin mau membayar berapapun untuk itu?" Ciara mengangguk. "Berapapun dan apapun?" Wanita itu mengangguk lagi dengan lemah. "Puaskan aku malam ini. Kemudian aku akan memberikan apa yang kamu butuhkan." Ciara mendongak. Menatap Jeffrey dengan tatapan tak percaya. "Baiklah." Kali ini Jeffrey yang sedikit terkejut dengan jawaban Ciara. ~~~ Ini sebenernya dulu fanfiction Jaehyun NCT. Tp aku rubah jadi fiksi biasa. Nggak ada perubahan cerita. Emang aku unpublish terus ngulang publish lagi kayak dulu hehehe