My Black Orchid

My Black Orchid

  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 22, 2018
Prolog Emily Ester,seorang gadis yang menyukai seni dan sering berpergian ke tempat wisata,ketika Ia memulai liburannya di Bali Emily bertemu dengan seorang pemuda bernama Lex Zander yang menyukai photografi dan memiliki hobby travelling yang sama dengan Emily, Pertemuan kedua Pemuda itu diawali saat mereka memesan hotel dengan nomor kamar yang sama,yang merupakan kesalahan dari pihak hotel yang tidak memberikan informasi yang jelas,sehingga terpaksa Emily dan lex memutuskan untuk menempati kamar hotel tersebut secara bersama selama satu minggu dengan syarat biaya pembayaran ditanggung bersama. Tinggal dikamar yang sama merupakan hal yang baru bagi kedua pemuda itu,namun ketika disela liburannya,Emily mendapat kabar dari keluarganya kalau Ibunya Sakit,sehingga Emily harus pulang kembali ke Papua,hanya sebuah pesan untuk Lex yang Emily tinggalkan pada selembar surat,yang membuat perpisahan mereka tanpa sepatah kata yang diucap secara langsung maupun bertukar no telepon, waktu yang singkat tapi cukup memberikan rasa nyaman antara kedua orang asing tersebut. Setelah 1 tahun berlalu takdir kembali mempertemukan mereka tepatnya saat keduanya berlibur di Lombok,pertemuan kedua mereka diwarnai dengan kemunculan orang ketiga. Apa yang terjadi selanjutnya setelah perpisahan dan mereka kembali bertemu? ...
All Rights Reserved
#10
orchid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rebuilding Love, One Flight at a Time (END)
  • Ex or New? [REVISI]
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • [COMPLETED] Please, Stay With Me..
  • Trigonometri Traveller [Completed]
  • Cinta Terhalang Restu
  • Senja Pembawa Luka
  • Pengganti  [END]

Luka di hatinya masih terasa segar setelah kegagalan pernikahan enam bulan lalu. Michelle, bersumpah untuk tidak lagi mempercayai cinta atau menjalin hubungan baru. Kegagalan tersebut mengarahkannya untuk fokus pada dirinya sendiri, melarikan diri ke negeri para penyair dan pemikir, berusaha menyembuhkan luka setelah mendapati bahwa tunangannya, yang meninggalkannya di hari pernikahan, menikah dengan sahabat kecilnya. Kehidupan yang memberinya kebebasan di negeri para penyair itu terganggu ketika orang tuanya memintanya pulang dengan alasan klasik, yang ternyata hanya bertujuan untuk memperkenalkan seorang pria baru yang mereka anggap cocok untuknya. Tetapi, alasan yang dianggapnya klasik itu justru menjadi titik awal pernikahan yang nyata, menjadikannya istri dari seorang pria yang sama sekali tidak pernah mendengar tentang dirinya. Namun, Omar Zaid Al Basyir, dengan sikap tenang dan pembawaan lembut, menawarkan sesuatu yang berbeda. Tidak ada paksaan, melainkan memberikan kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal lebih dalam, membangun fondasi hubungan berdasarkan iman. Tetapi, Michelle dihadapkan pada ketakutan akan kegagalan dan ketidakpercayaan terhadap pernikahan. Perbedaan karakter, tekanan dari keluarga, dan gaya hidup yang saling bertolak belakang semakin memperumit situasi yang dihadapinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines