My Choice

My Choice

  • WpView
    Reads 1,108
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 2, 2019
Ketika hati harus memilih antara mempertahankan atau melupakan. Melia Alieza, si cewek petakilannya SMA Peflon. Si ketua basket yang memliki sejuta prestasi di bidang akademik. Sehingga cewek sempurna karna kecantikannya dan kepintarannya itu. Tapi bagaimana jika setiap kejadian berdatangan memaksanya harus memilih dengan hati nya bukan dengan otaknya itu. --- unkown boy --- "...lo tau kan kalo gue ngak bakal nyerah buat lo..." --- another people ---- "....gue bakalan selalu ada di sisi lo" °° My Choice °° My story and my destiny
All Rights Reserved
#18
heartattack
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treacherous
  • ASSYA (TERBIT)
  •  Alcha ~ Rajawali
  • Just be Mine [Sudah Terbit]
  • Only You. [END]
  • Hurt Love
  • ALTERIO
  • Oon in Action

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.

More details
WpActionLinkContent Guidelines