Euforia Kenangan

Euforia Kenangan

  • WpView
    LECTURES 209
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 27, 2018
Terkadang, kita hanya perlu mengumpulkan segala kekuatan perihal rasa. Merencanakan apa yang harus terencana. Membicarakan tentang memperjuangkan untuk tak saling kehilangan. Berdebat dengan pengorbanan atas sebuah 'kita' yang mampu memahami dan mengerti. Aku dan kamu hanya perlu baik-baik saja, selepas pernyataan "aku cinta kamu". Harus saling mengerti bahwa cinta tak selamanya bahagia --selalu tersimpan derit-derit luka. Dan untuk kenangan, biarkan tetap abadi seperti persinggahannya. Jangan ungkit-ungkit kala kita berdekatan. Jangan menjemput masa lalu yang sepantasnya tak datang di masa kita. Demikianlah perihal lara. Aku mengerti, sejauh aku mencintaimu, sejauh itu pula aku dan kamu harus kuat menjalaninya dengan sebaik-baik perjalanan. Kita hanya orang asing yang dipertemukan, lalu ditinggalkan dan menjadi orang kembali. Sebab, itulah jati diri kita sesungguhnya sebagai manusia. ;Teruntuk kamu, yang pernah jadi kenangan di kehidupanku. Aku berterima kasih atas cinta dan luka yang berkesan di hatiku. Izinkan aku menuliskan sedikit kenangan bahagia dan meluka di antara kita. Sebab, aku tak ingin menghilangkannya --Aku ingin menjadikanmu sebagai keabadian semesta.
Tous Droits Réservés
#326
rencana
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • senja di matamu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • Ruang Ingatan (End)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • di akhir perang

Namaku Andinnaya Auzidni Hermiandi. Kalian bisa memanggil Ku Naya. Aku tinggal bersama ayah Dan ibuku dirumah. Untukmu yang suka menumpahkan ide ide dalam goresan gambar. Aku mengagumimu. Tidak hanya itu aku juga kagum akan setiap karyamu. Pencipta Ku lah yang mengetahui sedalam apa rasa kagumku, Dan alasan mengapa aku lebih memilih "kagum dibandingan Cinta". Di buku ini, lewat goresan kata aku menuliskannya mulai dari awal kita berjumpa hingga kita berpisah. Mungkin perjumpaan kita itu dapat terhitung, tapi kebersamaan yang kita lewati sulit untuk diperhitungkan sebab kita tak pernah mau untuk menghitungnya. Perpisahan yang kita inginkan saat itu adalah sebuah kesepakatan bersama. Karena tidak Ada perpisahan yang tidak diawali dengan perjumpaan. Maka dari itu Perjumpaan Dan perpisahan selalu berdampingan, Itu sebabnya aku tidak pernah bersedih karena cukup bagiku saat mendengar kabar bahwa kamu baik-baik saja serta masih tinggal di planet yang sama denganku. Jika nantinya kita di pertemukan kembali berarti kita berpisah hanya sementara. Dan jika memang kita tidak bertemu mungkin tidak Ada lagi waktu untuk kita kembali bersama. Tandanya Aku akan menjalani hidupku bukan denganmu. Begitupun kamu akan menjalani hidupmu dengan pilihanmu. Kamu tenang saja aku membuat ukiran kata ini bukan untuk mengundangmu pulang ataupun mengulang masa-masa kebersamaan kita, Juga bukan untuk mengingatkanmu tentang kebersamaan kita saat itu, apalagi meminta mu untuk kembali menjadi bagian dari hari-hariku, tentu tidak. aku hanya sedang menikmati rasa rindu yang pernah kita jalani saat itu. Jadi? Hanya itu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu