Sebuah Rasa (21+)

Sebuah Rasa (21+)

  • WpView
    Reads 21,655
  • WpVote
    Votes 199
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2024
[ follow untuk lebih banyak karya dan semangat untuk menulis, jangan lupa tinggalkan jejak ] Awas peringatan yg belum cukup umur harap jangan baca || dewasa21+ Aku terus berlari kencang, menjauh dari mansion besar itu, mansion yang seperti neraka bagiku. " Tenang baby, kau akan aman " aku berbicara pada perutku yg mulai membesar Dari arah belakang aku melihat segerombol pria tinggi berlari kencang ke arahku, sungguh aku luar biasa panik dan perutku mulai terasa keram dan sakit. " Tahan sayang sedikit lagi, mommy mohon " ucapkan sembari menahan sakit " Nona muda tolong berhenti " " Nona jangan berlari " " Pulang nona tuan muda akan segera sampai " Aku terhenyak mendengar kata " Tuan muda " sehingga tanpa sadar aku berhenti di tengah jalan dan sepersekian detik tubuh ku terpental karna hantaman hebat. " aaaaaaaaa " teriakkan samar - samar ku dengar saat tubuhku terpental dan hanya satu yang sangat aku khawatirkan saat ini yaitu " Baby Reavy"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obsessive My Ex (End)
  • Rebirth for you (Lengkap)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Toxic Relationship
  • My Sugar Daddy(END)

Follow sebelum membaca!! "Repeat what you said, dear... What did you want?" Gadis itu seketika menghentikan tangisnya sesaat. Suara kekasihnya itu sangat berat dan mengintimidasi dirinya. Ia merasa nyawanya sangat terancam sekarang. Dengan suara bergetar serta air matanya bercucuran ia berucap lirih "aku mau hubungan kita berakhir" "Yes, after I fuck you honey" UNTUK 18++ ⚠️⚠️⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines