Sebuah Rasa (21+)

Sebuah Rasa (21+)

  • WpView
    Reads 21,894
  • WpVote
    Votes 199
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
[ follow untuk lebih banyak karya dan semangat untuk menulis, jangan lupa tinggalkan jejak ] Awas peringatan yg belum cukup umur harap jangan baca || dewasa21+ Aku terus berlari kencang, menjauh dari mansion besar itu, mansion yang seperti neraka bagiku. " Tenang baby, kau akan aman " aku berbicara pada perutku yg mulai membesar Dari arah belakang aku melihat segerombol pria tinggi berlari kencang ke arahku, sungguh aku luar biasa panik dan perutku mulai terasa keram dan sakit. " Tahan sayang sedikit lagi, mommy mohon " ucapkan sembari menahan sakit " Nona muda tolong berhenti " " Nona jangan berlari " " Pulang nona tuan muda akan segera sampai " Aku terhenyak mendengar kata " Tuan muda " sehingga tanpa sadar aku berhenti di tengah jalan dan sepersekian detik tubuh ku terpental karna hantaman hebat. " aaaaaaaaa " teriakkan samar - samar ku dengar saat tubuhku terpental dan hanya satu yang sangat aku khawatirkan saat ini yaitu " Baby Reavy"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sugar Daddy(END)
  • Like The Angel
  • Farewell
  • Rebirth for you (Lengkap)
  • 90 Days with Devil
  • My Dad is Taboo [END]
  • Wild Husband
  • Girl In White Lingerie (COMPLETED)

"Jadi gi mana ? Mau pinjem uang gue dulu gak ?" tanya kelly lagi, tapi bellova kembali menggeleng. Dia tidak ingin merepotkan kelly terus menerus. "Cariin gue gadun dong, yang kaya, yang ganteng, dan yang paling penting badan dia bagus" ucap bellova sedikit ngawur karena dia sudah mulai mabuk. "Yeeuuu mana ada maemunah gadun spek sempurna kayak gitu, lo banyak mau ya" kelly menoyor kepala bellova dengan kesal. "Yaudah kalau gak ada, berarti gue gak akan jual diri kalau gitu hahaha" bellova tertawa renyah, membuat bastian yang sedari tadi menatap tajam punggung wanita itu tertegun ditempat, tawa yang sangat indah batinya. "Kenapa lo bas ? Udah dapet inceran ?" tanya dennis membuat bastian mengangguk. "Emang radar alpha man lo gak bisa diremehin ya" ucap samuel terkekeh, ketiga pria dewasa itu sedang duduk disofa pojok, suasana yang temaram memang sengaja mereka pilih untuk menikmati waktu untuk melepaskan penat sejenak. "Udah, dan gue udah gak tahan buat hajar dia dibawah kuasa gue" MATURE KONTEN !! BOCIL MINGGIR, KALAU GAK SUKA MINGGIR BOS KARYA ASLI DARI OTAK CANTIK GUE GAK SUKA ? BODOAMAT !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines