JUST A TO A

JUST A TO A

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 21, 2018
The past is no reason to pity me because I do not need it. If you love me enough to learn to understand me. Ia tak butuh belas kasihan karna masalalunya,ia hanya butuh di pahami. Sosok remaja yang menjadi salah satu korban brokenhome yang membuat semua kisah hidupnya hinggah 17 tahun menjadi berantakan. Kecerdasannya tak bisa menjadi alasan ia di pandang baik oleh orang sekitarnya. Yuk kepoin kisah hidup sih cowok ganteng dan pintar tapi bad. I'm waiting you read❤
All Rights Reserved
#24
mengenalcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Farellio's [SELESAI]
  • Garis Singgung
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake]
  • Sejenak Luka
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • KARAMEL[Completed]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines