my precious secret

my precious secret

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 20, 2024
"Aku mau semuanya selesai.." ujar nya dengan sekali tarikan nafas lalu menunduk. "Gak.." ucapnya datar dengan tatapan fokus melihat ke depan, takut-takut menabrak sesuatu. "Mau sampai kapan kaya gini terus? Sampai akhirnya kamu bosen sama aku iya? Terus kamu ninggalin aku gitu aja.." Shasha pun mengangkat dagunya dan memberanikan menatap lawan bicaranya itu. "Selamanya.. gue mau selamanya terus kaya gini" jawabnya dengan santai. Meskipun terdengar santai namun Shasha ragu akan ucapan Gio, ia ragu akan terjebak kembali dengan ucapan pria itu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miss You Love
  • Aku Tak Bisa Mendengar Penyesalanmu
  • Toxic Relationship
  • Gairah Candu
  • Kebosanan yang Mendalam ✓
  • My Wild Boyfriend l Full Mature
  • SHAKARA (END)
  • Love & Lost
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)

"Aku sudah pernah katakan, aku siap dengan cobaan dan hantaman yang akan menerpaku. Aku lelah bersembunyi terus. Tidak ada satu orang pun yang ingin masuk dalam lingkaran masalah yang berat. Aku tidak bisa berdiam diri, tidak punya pilihan karena hanya inilah pilihan itu. Aku siap menghadapi, dengan atau tanpa bantuan siapa pun." Sang wanita berlari dan terus berlari. Kehidupan sudah memporak porandakan kemewahan dan kesenangan yang selama ini dicecapnya. Ia sadar semua sudah hilang, harapannya hanya satu, berusaha menemukan cinta yang tulus untuknya. Kekejaman sang paman dan mantan ibu tiri, membawanya pada tiga pria yang ternyata menyayangi dan mencintainya sedari kecil. Ikatan cinta masa kecil yang tidak akan pernah terlupakan. ===== Adrien, mantan suami yang terus menyayangi sang wanita. "Aku tahu kamu akan datang untukku. Aku tahu kamu tidak akan benar-benar meninggalkanku. Hatiku selalu berteriak, aku merindukanmu. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku rindu senyumanmu, aku rindu menghabiskan waktu bersamamu, aku rindu saat kita tertawa bersama-sama. Aku merindukanmu. Zeid, lelaki lembut dengan beribu pesona. "Cukup bagiku untuk mengetahui bahwa perasaanku tidak salah. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi, rasa itu membara lagi dan aku berjanji tidak akan menundanya. Kamu adalah satu-satunya milikku. Zein, lelaki arogan dan kasar, susah ditebak apa yang ada dalam pikirannya. "Aku berkorban untukmu, bukan untuk hal yang sia-sia. Aku punya tanggung jawab terhadapmu karena rasa cintaku. Aku tidak perlu menyatakan cinta jika hanya menginginkan tubuhmu karena aku bisa mendapatkannya dengan wanita mana pun. Kamu salah, kamu tidak bisa membayar apa yang telah kukorbankan. Mungkin kamu masih menganggap ini sebagai main-main namun waktu akan membuktikannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines