Dialog Vertikal

Dialog Vertikal

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Mga Boto 18
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Oct 11, 2018
WpInfo
Tula
simpulkan sendiri (lebih baik dibaca vertikal)
All Rights Reserved
#36
dirisendiri
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • Rembulan Yang Sirna
  • Semua Memukul (✅)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • My Wish
  • poem
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman