Adolescence

Adolescence

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kadang kita perlu ruang untuk menyembunyikan suatu hal yang tidak ingin di ketahui oleh orang lain." "Banyak ruang yang terbagi dalam setiap hati manusia, bahkan ada sangat banyak." "Yang tahu seberapa banyak ruang yang ada di hati hanyalah pemilik hati itu sendiri." Kadang kita sering merasa bingung dengan hati dan pikiran kita sendiri. So, kita nggak perlu khawatir untuk itu, karena itu hal yang wajar. Setiap manusia juga pernah mengalami masa seperti itu. Kuncinya hanya satu "ketenangan",yang kita butuhkan saat merasa bingung adalah sebuah ketenangan untuk berfikir jernih. Seseorang juga dapat membantu kita untuk keluar dari kebingungan. Tapi tidak semua orang. "Adolesens". Apa itu adolesens? Adolesens merupakan masa di mana jiwa/perasaan kita berada dalam puncak kebingungan. Masih bingung? Baca ceritanya biar nggak bingung lagi :D :v Happy reading!! 😙😘
All Rights Reserved
#214
sweetcouple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Admire Or Love
  • BETWEEN
  • Friend Zone ! [END]
  • My Neighbor [Sudah Terbit]
  • Hopeless
  • My Cold Prince (END)
  • My Baby Daddy

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines