Stay (Away)

Stay (Away)

  • WpView
    MGA BUMASA 212,816
  • WpVote
    Mga Boto 21,789
  • WpPart
    Mga Parte 64
WpMetadataReadKumpleto Thu, Nov 25, 2021
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
All Rights Reserved
#37
apl
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Beautiful Disaster
  • ALEXON [END]
  • You Broke My Heart*editing*
  • Bintang Dilangit Senja
  • 1. "Prilly! I Love You!" ✓
  • About Us and Love
  • Belatedly Love You 1 & 2
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)
  • Dia Bahagiaku
  • Prilly, I love you! | END

"Brengsek! jadi ini tujuanmu membawaku kesini? menawarkanku kepada lelaki lelaki hidung belang yang menjijikan seperti mereka!?" sedetik kemudian api membara dibarisan iris coklat miliknya. Lelaki tua itu tersenyum licik, "gadis pintar!" Sepasang mata mengamati kegaduhan yang terjadi antara laki laki tua dan gadis cantik disampingnya. Lelaki tua itu mencengkram lengan gadis itu dengan kuat. Mata iblisnya menyala, "sialan!" umpatnya. "lepaskan gadis itu!" sontak semua mata tertuju pada pemuda tampan yang berpakaian rapi tersebut. "Ali.." gumam gadis itu pelan. "ambil uang ini! ku kira itu jauh dari cukup untukmu dan berikan gadis itu padaku!" sambung pemuda itu memberikan lembaran uang dalam jumlah banyak. "ternyata kau ada gunanya juga gadis bodoh!" dengan gembira lelaki tua itu berjalan menghampii teman temannya dan berpesta ria di bar itu sampai pagi. "untuk apa kau membantuku lagi?" tanya gadis itu. "Untuk menjadikan mu milikku, Prilly!" "Kamu gila! aku kira aku sudah keluar dari mulut buaya, ternyata aku malah terperangkap dimulut singa!" "hentikan Prilly, kau sudah ku beli, sekarang kau harus menjadi istriku!" "APA?!" *** Cerita percobaan ini hehe. 18+

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman