Dibalik Bayangan

Dibalik Bayangan

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 27, 2018
Dua malaikat, ya... Dia menyebut mereka dua malaikat. Karena kebaikan dan perhatian mereka yang besar. Namun suatu waktu, dimana dia harus memilih salah satu dari malaikat tersebut. Di saat Indi mengira cinta lamanya lenyap. Dia mulai ragu dengan cintanya yang baru, karena bayangan Daniel melekat pada diri David. Bagaimana dengan perasaannya dengan Azka ? Indi bertanya pada dirinya sendiri, siapa yang benar benar dia cintai dengan sepenuh hati? Dalam kebingungan, Rio yang tiba-tiba hilang kini kembali dan mengungkapkan suatu rahasia yang sudah lama dia pendam. "Jika saya ada, apa kamu tetap memilihku. Jika saya ada, hati siapa yang akan terluka ? Karena itu saya melakukan ini, demi dirimu." "Lihat matamu, terbaca dengan jelas kamu mencintainya. Kamu membutuhkannya. Bukan aku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When his name is
  • Siri
  • KITA DAN SEMESTA
  • A Romantic Story About Serena by Santhy Agatha
  • Sakura di Bulan Juni  (Complete)
  • " Cinta Saat Pertemuan Tak Terduga "
  • Love Story
  • DESTINASI CINTA
  • Hujan Pertama di Semester Keempat

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines