God's Game

God's Game

  • WpView
    GELESEN 124
  • WpVote
    Stimmen 26
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Apr. 9, 2018
Selamat datang di permainan maut. Di mana tempat yang seharusnya seperti surga tapi sebenarnya adalah neraka. Tempat yang isinya hanya keserakahan, balas dendam, pengkhianatan, dan kesengsaraan. Sena, gadis yang tidak memiliki tujuan dan harapan karena satu-satunya sumber kebahagiaannya telah pergi bertahun-tahun lalu - menemukan sebuah portal yang mengantarkannya ke tempat yang bisa menghidupkan kebahagiaannya kembali. Sekarang ia punya tujuan. Namun tidak ada yang gratis di dunia manapun...
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Technology
  • Nerd Outside Bad Inside
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Transmigrasi Elera or Elena
  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • Langit Yang Merenggut Cinta

Bagaimana jika kamu dan teman temanmu terjebak dalam perangkap seseorang, dan masuk kedalam dunia yang bahkan kamu tidak kenali? Dunia ini diciptakan hanya untuk membalas dendam atas apa yang mereka dapatkan. Niskala Amerta dan ketiga temannya, berusaha melarikan diri dari kejaran entitas yang mereka tidak kenali. Akankah mereka akan tertangkap kembali? Atau mereka akan kembali bersama? Dunia yang mereka lihat bahkan lebih canggih dan maju dari pada dunia bumi. Hal ini lantas membuat seempat sekawan itu berdencak kagum, tetapi mereka hanya memiliki kemungkinan kecil untuk keluar dari perangkap dunia di sana, dengan hidup. "Bagaimana bisa engkau ingin menghancurkan bumi, tuanku?" Mata Niskala Amerta menatap nanar pangeran mahkota, tubuhnya sudah bersimbah darah. Terlungkup tidak berdaya dengan teman temannya. "Bumi adalah tempat di mana manusia egois hidup, saya ingin membuat kalian semua menderita dan merasakan kesengsaraan." "Bahkan jika kalian berniat untuk pergi dari sini, saya tidak akan segan segan menyuruh bawahan saya untuk mematahkan kaki kalian." "Jadi, tetaplah disini untuk selamanya." "Bahkan jika kalian berlari dari sini, saya akan menangkap kalian semua hidup atau mati."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien