E K S E N T R I K

E K S E N T R I K

  • WpView
    Reads 497
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 3, 2019
WpInfo
Fiction
Mystery
Manusia memang mengagumkan. Mereka memiliki rasa dan pikiran yang berbeda satu sama lain. Namun terkadang berbagai paradoksal setara atau filsafat yang berlebihan bisa membuat mereka agak sinting. Jauh di alam bawah sadar. Tersembunyi di ruang terkelam dan terlembab. Tinggal dalam dimensi berbingkai tanpa batas waktu. Mikrob pemikiranku membelah diri. Bertumbuh bagai embrio dalam kandungan. Seolah mereka memiliki rasa dan sudut pandang sendiri. Semakin lama semakin bertumbuh. Menjadi bengis dan tak terkendali. Tak lagi ada cukup ruang bagi mereka. Sampai akhirnya mereka merombak gerbang alam bawah sadar. Merangkak menuju alam sadar manusia. Mengintimidasi dengan bisikan lembut namun menusuk. Dan suara-suara itu tak ingin dihapuskan. Karena aku menyukainya. Apa kau juga merasakan 'itu'?
All Rights Reserved
#84
psychology
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • What if...?
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Ad Meliora || END✓
  • Eleutheros {λεύθερος} || On going
  • NOESIS [END]
  • Evanescent
  • E'TheReal: Eternal Sunshine of Sequoia
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓

Pada akhirnya kita akan menyadari, bahwasannya kita akan tetap kehilangan sesuatu yang sangat berharga, sekali dalam seumur hidup- tidak peduli seberapa keras kita mencoba untuk menjaganya. Itulah paradoks kehidupan. === "Kamu harus belajar untuk ikhlas, Bay. Dan ngomong-ngomong, sekarang kita kayanya impas, hehe." "Rai, tolong, Rai. Sekali aja Rai, jangan pergi kaya gini." "Hehe, Bay, dengerin. Aku gak akan pergi lama, jadi sampai ketemu nanti ya?" "Rai..." "Daah..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines