Perfect Heart

Perfect Heart

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 11, 2018
Jisoo tidak pernah menyangka, bahwa diri nya akan semudah itu jatuh cinta pada Wanita yang baru saja berpapasan dengannya. Cinta pada pandangan pertama yang seakan telah mangalihkan dunia nya. Yah, jatuh cinta yang mungkin masih di anggap tabuh oleh sebagian orang. Ketika mendengar bahwa diri nya benar-benar, telah jatuh cinta pada wanita itu dalam hitungan detik. Peristiwa konyol yang terjadi pagi itu, benar-benar telah mengubah seluruh kisah dalam percintaan nya. Bayangan tentang sosok wanita berambut panjang (lurus), bibir merah mudah, dan senyuman menawan, tidak bisa lepas dari ingatan Jisoo dan seakan terus menarik Jisoo dalam dunia imajinasi nya. [Updatenya nggak di jadwal. sembarang aja ikutin suasana hati Author]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 03.45
  • MAFIA FAMILY ||SVT||✔
  • LIGHT A FLAME | JEONGCHEOL
  • Cold Like You [END]
  • The Mutual Feeling [Joshua | Seungcheol]
  • Verschwunden | Seoksoo [✔]
  • 7 Complicated Story
  • The Fear of Love
  • Just Mr.Kwon ❲SoonHoon❳
03.45

[Update ulang dengan revisi setiap Minggu, Rabu, Jumat] Semenjak kecelakaan yang merenggut nyawa ayah serta membuat ibunya tak bisa sembuh, Pradnya Nathania selalu terbangun dari tidurnya setiap pukul 03.45 pagi. Selain itu, keganjilan pun dialami Pradnya. Karena melihat sebuah kecelakaan besar dengan matanya sendiri, Pradnya mulai memiliki firasat dan seolah memiliki penglihatan akan kecelakaan-kecelakaan lain yang akan terjadi di sekitarnya. Setiap pukul 03.45, Pradnya akan merenung di balkon apartemen studionya menunggu pagi. Kegiatan tersebut telah ia lakukan seorang diri selama empat tahun, sampai seorang lelaki galak pindah ke apartemen di sampingnya, Adimas Alistair. Seolah ditakdirkan Tuhan, hidup mereka tampaknya terikat oleh seutas benang merah tak kasat mata. Lalu, bagaimana dini hari Pradnya yang selalu dingin dan sepi setelah kedatangan Adimas di sampingnya? Apakah akan membaik ... atau justru sebaliknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines