MY UGLY SECRETARY (Sudah Terbit)

MY UGLY SECRETARY (Sudah Terbit)

  • WpView
    Reads 474,323
  • WpVote
    Votes 5,351
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 1, 2020
Kata orang nama mencerminkan pribadi seseorang apalagi wajah. Namun tidak bagiku, namaku Barbie Dwi Permatasari. Jika kalian berfikir memiliki nama Barbie itu pasti cantik, tinggi, kurus, dan langsing layaknya di dunia kartun maka kalian salah. Hello ini dunia nyata? meski namaku Barbie tapi aku jelek, gemuk,dan jangan lupakan diriku yang selalu memakai kawat gigi atau behel sejak di bangku sekolah. Bukan untuk gaya-gayaan tapi memang karena gigiku yang terlihat maju atau agak tonggos sedikit. Meski begitu aku memiliki kelebihan yaitu aku mewarisi gen tinggi dari ayahku, aku bersyukur akan hal itu. -Barbie Dwi Permatasari- Namaku Kevin Bagus Rizaldi, merupakan anak kedua dari keluarga Rizaldi. Siapa yang tidak kenal dengan perusahaan keluarga Rizaldi? perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, perkapalan, dan sebagainya. Jadi tidak heran jika Riz's company menjadi perusahaan pertama di Asia, apalagi dengan diriku yang menjabat sebagai salah jajaran orang berpengaruh di perusahaan keluargaku. Namun sayang, entah sial atau bagaimana aku bisa memiliki sekretaris jelek, gemuk, dan memakai behel. Awalnya sekretarisku cantik dan sexy namun kakakku Alvin menyuruhku untuk mengurus perusahaan cabang, jadilah sekarang aku terdampar dengan sekretaris jelekku. Meski begitu dia tipe orang yang rajin dan cekatan tapi sedikit bukan sering ceroboh. -Kevin Bagus Rizaldi Bagaimana kisah keduanya terjadi dan bisa bertemu? apakah Barbie bisa membuat sang atasan move on dari cinta pertamanya yang notabene adik angkatnya dan memulai kisah baru dengan perempuan yang dia comblangkan?
All Rights Reserved
#13
barbie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • The Third Person ✔
  • Senin Sampai Jumat, kita [on going]
  • My Husband Mr Devan (SUDAH DITERBITKAN)
  • BOSS!
  • Altezza ✓
  • Ok, Boss! [Re-Post]
  • Mr. Crazy [ END ]

Gue udah kerja di PT Malfoy Corp ini hampir lima tahun. Dari mulai nyapu lantai, buang sampah, sampai bikin kopi buat para petinggi perusahaan, semuanya gue lakuin dengan hati yang... yah, biasa aja sih. Bukan yang sepenuh hati banget, tapi juga bukan yang males-malesan. Hidup gue tenang, santai, nggak ada drama. Sampai hari sial itu datang. Gue lagi bawa nampan kopi buat meeting besar di ruang CEO. Semuanya masih aman terkendali, sampai tiba-tiba gue kepleset karena kabel charger yang menjulur di lantai. Dalam hitungan detik, kopi panas di tangan gue terlempar ke udara dan brak! Tumpah tepat di jas mahal warna abu-abu milik Mr. Draco Malfoy. Lo tau nggak siapa Mr. Draco? Dia bukan cuma CEO PT Malfoy Corp, tapi juga the coldest boss ever. Wajahnya flat, suaranya tajem, dan sikapnya? Jangan ditanya. Dia tuh tipe bos yang nggak ragu buat fire karyawan hanya karena kesalahan kecil. Bahkan, dia punya aturan absurd di perusahaan ini: "No Office Romance" alias karyawan dilarang keras pacaran sama rekan kerja. Dan sekarang? Gue baru aja bikin baju doi basah kuyup. Gue langsung membeku di tempat, otak gue nge-freeze, tangan gemetar sambil masih megang nampan kosong. Semua orang di ruangan juga pada diem. Bahkan, Pak Antoni dari divisi keuangan yang biasanya nggak pernah bisa diem pun tiba-tiba jadi patung lilin. Mata abu-abu tajem milik Mr. Draco langsung ngelock ke gue. "Potter." Suaranya rendah, tapi bikin bulu kuduk gue berdiri. "What. The. Hell." Gue otomatis refleks nunduk dalam-dalam. "S-sorry, Mr. Draco. Gue nggak sengaja, sumpah! Kabelnya-" "Keluar." Gue nggak bisa ngelawan. Dengan kepala masih nunduk, gue langsung jalan mundur, keluar dari ruangan sambil nahan napas. Tapi sebelum pintu ketutup, gue sempat ngeliat ekspresi Mr. Draco yang... aneh. Bukan marah, tapi lebih ke... mikirin sesuatu. Dan di hari itu, gue nggak tau kalau insiden kopi ini bakal ngerubah hidup gue selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines