yang terlupakan

yang terlupakan

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 24, 2018
WpInfo
Poetry
Di musim itu Dikala ombak tak pernah meninggalkan lautnya Derunya menyapa pasir pantai yang tenang Di hari itu Dikala hujan reda dgn segala rintik terakhirnya dgn setia para dedaunan menanti tetesan-tetesannya Seperti halnya pagi dgn segala peristiwa di dalamnya Aku ibaratkan embun yg sirna dgn sinar mentarinya Aku ibaratkan cangkang-cangkang telur yg tertinggal di dalam sarang usang Di detik itulah yg terlupakan akan terus terlupakan Layaknya laut tenang tanpa ombak yg biasa menyapanya Di detik itu juga yg terlupakan akan terus terlupakan Bak tetes hujan terakhir yg sirna karena mentari Di titik inilah yg terlupakan akan terus terlupakan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lemon Tea
  • I'm Sorry That I Still Love You
  • Posesif Girl (Complited)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Bermain Rasa
  • Berteduh
  • Y  O  U
  • Seasons
  • I'm Sorry that I Love You
Lemon Tea

Hujan yang datang sore ini Bukan hanya mengantar air memeluk bumi ... Menelusup pori-pori tanah..lubang-lubang kapiler bebatuan..hingga mengalir bersama kawanan air tanah lainnya... Tapi ..hujan pun mbawa namamu kembali.. Mengecup ingatanku...membangun fantasi masa lalu tentangmu... Kamu yang tak mampu ku pahami...

More details
WpActionLinkContent Guidelines