"Liontin Biru"

"Liontin Biru"

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 9, 2018
[Long up] Ost : Kpop piano cover 02 Juli 2007 Kotak kalung, berwarna merah muda dengan pita melekat tepat ditengahnya. Kado pertama yang digenggam cewe, bergaun cantik itu. Ungkapan terakhir, salam terakhir, dan surat singkat terakhir. Ternyata cowo yang selama ini bikin ulah, gak banget. Dia cowo pertama yang mengerti keadaan Sanggi.
All Rights Reserved
#133
rion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Solace
  • Liandra Untuk Starla [SELESAI]
  • Milan & Rou ✔
  • Dear Jodoh [Terbit!]
  • AKSA•DAFFA
  • you are mine || rioncaine [END]
  • Kamu
  • See You After Midnight [END]
  • GAREN SINCERE LOVE
  • Marvelous Hubby
Solace

"Gimana kalo kita nanti nikah, tapi kita nikah saat kita udah hopeless sama percintaan," ucap Sevda tatkala ia dan Javin saling berbagi makanan di kebun kecil sebuah butik pakaian. Di saat menemani ibu mereka yang tengah sibuk berbelanja pakaian di dalam butik. **** "Gue ke sini buat nagih janji," ucap Javin kepada Sevda di saat malam hari ketika rumah mode milik Sevda akan tutup. Sevda sangat terkejut akan kedatangan Javin yang tiba-tiba setelah lama tak bertemu dan berjanji untuk menjaga jarak. Namun tiba-tiba malam ini, Javin datang dan menagih janji yang pernah ia ucapkan dulu semasa sekolah menengah atas. "Janji apa," tanya Sevda pura-pura lupa akan janji tersebut. "Lo mau kan nikah sama gue? Gue udah hopeless soal percintaan." Javin mengatakannya dengan mudah dan wajahnya terlihat sangat putus asa. "Tapi gue belum hopeless soal percintaan," tolak Sevda tegas karena ia memiliki kekasih dan ia mencintai kekasihnya itu meski hubungan mereka tanpa restu kedua orang tuanya. Javin bangkit dari duduknya, "Okay, gue tunggu lo hopeless." Setelah itu berjalan menuju pintu untuk pergi meninggalkan ruangan Sevda. "Dasar dokter gila," teriak Sevda dan Javin tak mempedulikan itu. Note: Cerita baru, lanjutan dari Half of Rain dan Dreeblissa. Selamat membaca kisah dokter Javin dan disainer Souri Sevda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines