Eigene
  • WpView
    LECTURES 9
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., févr. 19, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Mots-cléssendiri
Setiap kehidupan memiliki warnanya masing- masing. Ada yang pelangi, ada yang abu-abu, putih, bahkan hitam dan kelam. Eigene adalah sebuah cerita tentang kehidupan yang rumit, pelik, dan penuh kepalsuan. Alasan adelia terluka adalah hatinya tak sama lagi karena satu kenyataan yang tersembunyi rapat rapat. Seperti judulnya, eigene menceritakan tentang seseorang yang mempunyai kehidupan yang kelam tanpa warna. Dia berusaha baik baik saja dengan semua warna dimasa lalunya. Seperti mempunyai dua kepribadian. Jika dia sendiri maka hidupnya akan kembali suram, menangis tanpa suara, dan terluka tanpa ada yang menyakiti. Dan jika dia bersama dengan seseorang, maka dia akan tersenyum seolah olah tidak ada luka dihatinya. Dia bagaikan cover yang indah tapi dibalik semua itu dia mempunyai cerita menyedihkan. Dengan sejuta luka, kekecewaan dia mampu berdiri sendiri. DIA, adelia adsheen sosok yang ceria, manis, dan cantik. Mempunyai cover yang indah. Yang membuatnya mampu tersenyum dengan tulus, sekalipun orang itu pernah menyakitinya. Dia, adalah gadis yang mempunyai segala cara agar orang orang tidak tau kalau dia sedang terluka. Hanya satu orang yang tidak percaya dengan senyum tulus adelia. Dia adalah....? the world's just have a color. why don't you ??
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Archetypal [Terbit]
  • Look At Here (Slow Update)
  • Mysterious Girl
  • No preasure.
  • Penuh Luka (On Going)
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • AUDREY
  • Di Balik Bayang Asa
  • ALLAND
  • Self Injury's(complete)✔

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu