Kenangan & Harapan tak tergapai

Kenangan & Harapan tak tergapai

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 16, 2018
Sebuah kisah Cinta, tangis, bahagia, haru dan semua hal telah ia rasakan. Ia seorang gadis cantik dengan senyum manis berkat lesung di pipi kanannya. Cika nama yang biasa namun memiliki kisah cinta yang rumit dan panjang, dengan salah seorang teman yang ternyata adalah kawan lamanya.
All Rights Reserved
#15
pitsansi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Promise
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • TRUE LOVE - Tamat✔
  • Kamu Secantik Namaku - Kartika
  • Tulip
  • Insya Allah, KUAT - END -
  • TITIK RINDU [ SELESAI ]
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines