Sebait puisi

Sebait puisi

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2020
Dunia aku berhenti, aku menyerah... Tak bisakah seonggok tinta disana kau tumpahkan saja? Haruskah kuasku bergerak menari melukis derita yang kau buat? Dunia aku berhenti, aku menyerah Aku ingin bahagia, bukan untuk menrerima gurat sakit dari takdir yang menjadi keputusanmu Aku ingin cinta, bukan rasa perih saat orang yang kau hadirkan menghilang Dunia aku berhenti, aku meyerah Bukannya tak malu untuk kalah, tapi hati telah memilih yang salah Bukannya tak ingin memperbaiki, sedangkan hati tak mampu lagi menarik diri
All Rights Reserved
#339
kumpulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PHILOPHOBIA (END)
  • Bait-Bait Semesta
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Aksara Tak Bertuan
  • Menanti dalam istiqomah
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Lembut Seperti Doa
  • Diam

Silahkan Pergi.Aku tidak pernah menahan atau memintamu tetap singgah.Aku tidak pandai membuat orang masuk kedalam hidupku begitupun juga menahan untuk tetap ada. (Cerita pertama aku. Maklum yah kalau masih berantakan. Ini semua proses)

More details
WpActionLinkContent Guidelines