Story cover for HUG ME by Maeee_03
HUG ME
  • WpView
    Leituras 199
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 199
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em jan 26, 2018
*
Aku terduduk dengan air mata yang mengalir tak henti-hentinya. Hatiku hancur dengan apa yang barusan dikatakannya. Aku tak punya tempat untuk bersandar lagi. Dia sudah tak bersamaku lagi. Sekarang kami terpisah jauh dan tak akan pernah kembali bersama.

*
Ku menatapnya berlari dengan air mata dipipinya. Ingin ku berlari mengejarnya, menghapus air matanya, dan memeluknya seperti yang biasa ku lakukan, tetapi seseorang menghentikan langkahku. Dia lah orang yang akan mengubah segalanya dalam hidupku.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar HUG ME à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
ASAVELA KIARA , de naaa_day
18 capítulos Em andamento
"Jangan takut pada manusia tapi takut lah pada tuhan" _Asavela kiara_ ✨✨✨ pernah kah kau mendengar atau melihat tentang seseorang yang memiliki dua sifat?tentu ada di dalam dunia ini, bagaimana ciri ciri nya? sini, cerita ini akan mengajarimu tentang kehidupan yang munafik sebenarnya kenalin seorang gadis cantik yang terkenal kejam yang tidak memiliki rasa kasian kepada sesama manusia di sekolah nya dan di kota tempat dia tinggal dan lahir,di paksa pindah oleh sahabat nya untuk tinggal bersama ayah dan kedua Abang nya di Bandung "Sa...Lo kenapa nggak tinggal sama bokap lo aja sih, ayo lah gue sendiri disini,rasanya kalau nggak ada lo nggak enak,gue nggak punya teman sa, Lo pindah ke Bandung aja sa biar gue ada teman"ucap gadis dari sebrang sana. "gue mau ,tapi Lo tau kan half soul butuh gue"jawab gadis yang sedang calling with bestienya. "iya, gue tau tapi kan masih ada anggota inti lainnya,pliss saa pliss demi sahabat lo ini" paksa gadis di sebrang sana lagi. "okay gue pindah ke sana". "yeayy...,kapan Lo pindah?,nanti suruh bokap lo nyekolahkan Lo sama gue ya". "ya.., gue pindah 2-3 hari lagi,gue harus izin ke nenek dan gue harus berziarah ke makam ibu gue dulu" ucap gadis itu menjawab pertanyaan sahabatnya. "oke,gue titip salam ke almarhumah ibu ya" "yaa"balas gadis itu dan langsung mengakhiri panggilan telepon sahabatnya 'huh' desuh gadis itu menghela nafas 'Bandung i coming...' ✨✨✨ 🔔ini cerita pertama aku ya jadi maaf kalau kurang nyambung atau menarik dan banyak typo nya. 🔔 cerita ini dari otak ku sendiri ya,tidak mengcopy cerita manapun. 🔔jangan lupa follow 🔔happy reading
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
TUBUH GADIS NERD [END] cover
ASAVELA KIARA  cover
Thanks for all cover
Different cover
Arsyilazka cover
AILAH(END)✅ cover
Tak Seindah Biasa cover
STERNENLICHT cover
Alunan Tasbih 3 Hati cover

TUBUH GADIS NERD [END]

31 capítulos Concluída

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah