Jagad Rindu: A Life Story

Jagad Rindu: A Life Story

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Inilah Jagad Rinduku, yang kutulis dalam denting pena, detak jantung, dan dekapan malam. Inilah Jagad Rinduku, yang menemani dalam gelap awan, gemercik hujan, dan aroma mawar. Inilah Jagad Rinduku, yang kuketik dalam kebodohan cinta yang membara di setiap detiknya. Inilah Jagad Rinduku, kisah yang kuharap dari kau dan aku menjadi kita. Sedikit kisah untuk yang pernah dicinta
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Lost In Love
  • -YOU-
  • Alam Byantara
  • Catch The Bride
  • Jus't One Moment (TAMAT)
  • Sacrifice Of Love
  • JUst foR YoU ❤️
  • HURTS [END/COMPLETE]

[ Noyaa Min ] Kemarin, kemarin, dan kemarin lagi, aku mencintai seseorang. Tetapi, hatiku salah memilih, dia memiliki pasangan yang mungkin tak dapat aku pisahkan, aku hanya akan menyakiti seseorang. Rasa ini terus aku pendam, tak akan pernah ada maksud untuk diungkapkan, rasanya salah sekali. Sungguh menyakitkan diam seperti ini, menyaksikan seseorang yang aku cintai bercanda gurau bersama dengan kekasihnya, temanku sendiri. Dia selalu menusuk hatiku dengan bunga setiap harinya, bukan soal cinta, tapi apa yang selalu ia katakan membuat aku jatuh cinta. Aku tak pantas bersamanya, apalagi memilikinya, pikiranku bilang pada hatiku 'bahwa dia terlalu sempurna' ini membuat aku berubah, sakit sekali. Sesekali aku menatapnya, gaya bicara yang selalu membuatku semangat, sempurna menurutku, ah-begitulah. Kembali, hatiku merasa bersalah saat aku melihat ia bersama kekasihnya yang datang tiba-tiba dan memeluknya dari belakang. Ah-aku selalu mengharapkan hal yang mustahil, semoga saja dia bisa menjadi milikku, tanpa aku harus menyakiti orang lain. Saat ini, aku masih saja menunggu, menunggu kapan ia bisa aku miliki, seutuhnya. _____________________✷______________________ [ Feeling ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines