XXL!! So, What??

XXL!! So, What??

  • WpView
    Reads 10,695
  • WpVote
    Votes 882
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Elga adalah manusia yang paling Megi benci setengah mampus. Manusia paling gak guna yang menghancurkan masa kanak-kanak dan masa remaja Megi. "Woy Meg, emak lu waktu hamil makan apaan, sih?" "Ya mana gue tau bego" "Gue yakin emak lu makannya bukan nasi tapi Megjijernya. Tuh, liat perut lo udah kayak perut kuda laut abis nelen kapal karam" Bagi Megi, dimana ada Elga disitu pasti ketiban sial. Lalu, setelah 8 tahun Megi menjalani hidup tenang dia harus kembali berhadapan dengan Elga versi 25 tahun yang sayangnya gak berkurang gilanya. Bonus dua bocah ajaib Raja-Ratu yang makin membuat kepala Megi mau meledak. Kayaknya Megi gak usah diet ketat lagi buat menghilangkan gelambir-gelambir diperutnya, cukup dihadapin sama 3 manusia itu Megi yaqin se yaqin yaqinnya 80 kilogram lemak membandel ditubuhnya akan hilang seketika. *** 26 Januari 2018 Jangan terlalu berekspektasi dengan cerita ini.
All Rights Reserved
#427
teacher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • REALLY LIKE HER - JENLISA [G×G]
  • KOS UJUNG GANG
  • Heart Attack
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • GAREN With Hate (End)
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Argasha [ON GOING]
  • Bersama Cahaya Bintang (✔)

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines