Putri Sapu & Pangeran Sekop

Putri Sapu & Pangeran Sekop

  • WpView
    Membaca 172
  • WpVote
    Vote 35
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Agt 10, 2021
Bercerita tentang Alfisha yang diam-diam mengagumi teman sekelasnya. Bagi Alfisha selama ia masih melihat seseorang itu dalam jangkauan matanya, ia sudah merasa cukup bahagia. Namun kebenaran akan seseorang itu telah memiliki kekasih mengubah semua jalan pikiran Alfisha. Alfisha di hadapkan antara dua pilihan, berjuang menggapai cinta dengan risiko rasanya akan membuat Tuhan marah. Atau menyerah dengan cintanya dengan risiko hatinya akan terluka. Bagaimana pun Alfisha masih gadis belia yang baru mengenal cinta. "Percayalah aku begitu mencintaimu, jika kepergiaku adalah kebahagian bagimu. Maka insyallah aku ikhlas, semoga pilihanmu mengantarkanmu pada syurganya Allah, aamiin." ***** Sebelum lanjut membaca, tak lupa saya ucapkan terimakasih banyak buat sahabat saya Jumita Permata Sari, yang sudah bersedia membantu saya pencari Hadist dan Kalam Allah untuk mengisi novel ini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#33
kompetisi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Luka & Lara (Completed)
  • Restu Tuhan
  • DIAM DAN RASA [END]✓
  • Sebening Cinta

"kenapa?". "Kenapa harus aku?, Ini ujian atau siksaan" ujar seorang gadis yang sedang merengkuh dirinya dalam keadaan gelab. "Fila udah capek ya Rabb. Fila pengen pulang, jemput Fila sekarang, Fila kangen umi" air mata sudah mengalir sperti derasnya air sungai, semua rasa sakit ia tumpahkan semua. *** Di benci oleh semua orang atas kesalahan yang tidak pernah ia lakukan, cibiran dan hinaan sudah menjadi makanan sehari-harinya, di lecehkan dan di asingkan oleh keluarga ayahnya sendiri. Lalu apakah ada celah untuk dirinya menemukan titik terang kebahagiaan? Lalu bagaimana dengan kehidupan Syafila stelah di pertemukan dengan seorang laki-laki baik yang tulus menerimanya namun berbeda keyakinan? "apakah tuhan mu akan marah jika aku mencintai kamu padahal aku bukan penyembah-Nya?". "Tentu tidak, karena itu hak semua orang, Allah maha pemberi cinta" Jawab Syafila seraya tersenyum pada laki-laki itu. Penasaran? Yukk baca. Follow akun author sebelum membaca dan tinggalkan jejak setiap partnya🥰.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan