Zwei Lieben[HIATUS]

Zwei Lieben[HIATUS]

  • WpView
    Reads 2,694
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 14, 2019
"Ternyata benar kata2 orang2 bahwa anda memiliki ego yang sangat besar!"ucap Lia "Beraninya kamu berbicara seperti itu kepada saya!!"Marah Axel "Terkadang seorang wanita juga butuh pembelaan,permisi" Axel seorang lelaki dengan otak cerdas,berhasil dalam dunia bisnis berwajah tampan dan tegas membuat semua orang terpana dengannya.Akan tetapi kisah cintanya tak semulus uasahanya.Mulai dari ingin serius dengan seseorang tapi ditinggal pergi keluar negeri sampai bertemu dengan Lia wanita gadis dari kalangan biasa bekerja sebagai divisi keuangan perusahaan axel yang menurutnya aneh,yang kemudian menjadi istrinya karena perjodohan.Kemudian Laura kembali datang bisakah keduanya mempertahankan rumah tangganya?Lalu ada apa dengan masa lalu mereka? Raxellino Fabryan Xavier.A "Aku gak percaya cinta dan kasih sayang,semua orang hanya memandang uangku" "Aku mempunyai cara tersendiri dalam mencintai seseorang" Marchelia Meliana Hands "Gak akan marah cukup yakin kamu pasti akan berubah" First Story on wattpad.
All Rights Reserved
#91
tampan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines