Misi 7 Milyar

Misi 7 Milyar

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 26, 2018
Sayup- sayup angin berhembus. Tiba- tiba menjadi kencang dan membuka jendela kamar. Mengibas hordeng kamar. Dari ujung langit, jatuh cahaya biru. Membuat gadis terusik dari tidurnya karena silaunya cahaya biru itu. "Ish siapa sih yang nyalain lampu!" ucap Chan sambil menyatukan alisnya. Matanya terbuka perlahan. Tak ada yang menyalakan lampu. Matanya menyorot ke jendela. 'Lah jendela kamar kan gue tutup' Ia menutup jendela kamar dan menguncinya. Ia pun merebahkan kepalanya di bantal nya. Kembali terlelap dalam mimpi. Perlahan tapi pasti, telapak nya bersinar berwarna biru. Sama seperti Vio, cahaya itu merambat di urat nadi dan membentuk sebuah gambar. 'Tameng' Dan cahayanya hilang menjadi warna hitam. ???
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Putri Tidur & Mawar Hitam
  • SATU SISI
  • Tatapan dari bangku belakang.
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Against The Flow
  • The Chosen Eyes [COMPLETED]
  • Dream Researcher "DIYUS"
  • NARIK SUKMO (TERSEDIA DI GRAMEDIA)
  •  PATAH
  • Under The Midnight Sky

Entah anugerah atau malapetaka Aira bisa tidur sangat lama jika bertemu Kelana dalam mimpinya. Lelaki itu mengusiknya dalam mimpi indah dan kenyataan. Parahnya, Aira yang seumur hidupnya tidak pernah punya hubungan spesial dengan siapa pun merasa jatuh cinta pada Kelana. Semua itu mengalir begitu indah sebelum Aira pingsan selama tiga hari. Dibantu Kevin, mahasiswa strata dua jurusan Psikologi Profesi sekaligus orang yang bekerja sebagai Asisten Psikiater, Aira berusaha untuk sembuh dari dugaan Hipersomnia dan parahnya Narkolepsi. Setidaknya itulah dugaan medis atas kebiasaan tidurnya yang sangat lama. Aira berusaha sembuh, tapi ia tak siap kehilangan Kelana selama-lamanya. Aira dilema, antara mempercayai Kelana, Kevin atau... Ayahnya yang tak logis. *** Warning! Cerita ini hanyalah fiksi fantasi biasa. Bukan horor ya. Kalau jelek, mohon dimaafkan karena tiba-tiba dapet ide beginian dan tidak sabar untuk menuliskannya. Happy Reading.

More details
WpActionLinkContent Guidelines