We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
B3M
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Maaf karena terlalu fokus pada satu titik sehingga aku melupakan posisimu. ~Salsabila Angelina Calista Mencintaimu adalah pilihanku. Di cintamu itulah harapanku. ~Revaldi Andriano Jefrin Aku mencintaimu. Tapi hanya mencintai tanpa di cintai. ~Qeysha Alexandra Jangan pedulikan bagaimana nanti. Nikmati saja waktu ku bersamamu saat ini. Karena nanti mungkin waktuku bukan untukmu lagi. ~Tovano Aldian Tama Ps: Maafkan untuk typo dan ketidak jelaskan alur cerita ?
All Rights Reserved
#999
penghianatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAIN
  • Please, hold on [ selesai ]
  • Diary Quotes
  • Cinta Segi Tiga
  • Janji [Adelina Series #1]✓
  • Friend's Love (Complete)
  • Tuan R
  • Maafkan Aku
  • Love in Silence ✔
  • Don't Worry About Me! [UDAH GA DI LANJUT LAGI! ]
PAIN

"Mengalami sebuah patah hati untuk pertama kalinya karena mencintai Dava Milano terlalu dalam. Aku yang tidak peduli batasan dalam mencintainya. Hal itu yang membuatku terpuruk pada sebuah jurang yang dalam, enggan keluar. Lalu, dia datang, menawarkan bantuan. Dia Nata Dirgantara, sosok dengan berjuta sifat yang tak bisa kutebak. Akankah hatiku luluh padanya?" ~ Alya Dilanova "Aku masih peduli padanya, Aku masih mencintainya. Karena kebodohanku menyalahartikan rasa, karena keputusan yang ku buat tanpa pikir panjang, disinilah aku sekarang. Menyesal berkepanjangan. Dan sekarang, dengan rasa yang masih sama, aku akan membuatnya jatuh cinta, untuk kedua kalinya." ~ Dava Milano "Aku mengingatnya, dia menyebutku seorang penguntit karena sebuah kesalahpahaman suasana. Pertemuan sederhana, namun terpatri dalam rasa, karena aku sadar. Aku mulai mencintainya." ~ Nata Dirgantara

More details
WpActionLinkContent Guidelines