Story cover for Pelope by ElVania28
Pelope
  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jan 27, 2018
Aku rela di hina caci maki ama kamu... 
Karna apa?  Karna aku suka ama kamu, kamu hina aku diam, kamu marah aku diam, kamu teriakin aku juga diam... 
Asal kamu tau aku benci dihina di marahin di caci maki
Dan satu hal lagi yg harus kamu tau gk selamanya aku suka sama kamu

Gia_




Lo sahabat gw dan lo orang yang gw Suka, tapi kenapa lo ngejar dia yang gk pernah liat lo sama skali... 
Gw gk bisa marah sama lo tapi gw gk bisa liat lo di gituin ama dia

Andra_

Ge benci lo bukan tanpa sebab... 
Gw gk maksud buat lo sakit hati akan sikap gw,  dan gw harap lo bisa nerimanya dan berhenti dengan hal yg lo lakuin ke gw,  termasuk mencintai gw 

Novan_
All Rights Reserved
Sign up to add Pelope to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Memorable cover
FIZYA cover
Devon [END]  cover
SHE IS MY TWINS cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
You Are Not Alone (Slow Update) cover
A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔ cover
Sore cover
Our Times (Completed)  cover

Memorable

9 parts Complete

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.