WRITTEN : Meant to Be

WRITTEN : Meant to Be

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 18, 2018
"Dan aku menyadari bahwa namamu memang tertulis untukku.." Sebuah perasaan spesial mulai tumbuh di hati Haifa ketika ia pertama kali mengenal Adnan saat awal masa SMA tujuh tahun yang lalu. Ketika banyak gadis menyatakan cintanya kepada Adnan, Haifa memilih untuk menutup bibir dan bersembunyi, lalu memohon kepada Tuhan untuk menjaga laki-laki yang ia cintai. Dan pada akhirnya, Tuhan kembali mempertemukan keduanya. Hanya saja, terjadi perubahan drastis pada diri Adnan yang tak pernah Haifa duga. Tetapi tetap saja, perasaan itu entah mengapa tidak pernah bisa lepas dari Haifa. Terikat kuat begitu saja di dalam dirinya tanpa membiarkan siapapun dapat melepasnya, bahkan sampai sekarang. Membuat ia bertanya-tanya kapankah Tuhan akan mengakhiri perasaannya. Atau mungkin kah ini sudah menjadi bagian dari rencana-Nya? First Story by Yoo :)
All Rights Reserved
#273
friendships
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Still Loving You
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • MetamorfoSoul
  • Kawin Gantung(SELESAI)
  • DECISION
  • Sweet RomanShit
  • Andai Dia Tahu
  • Crazy Marriage
  • Proposal For Wedding

Entah berawal darimana perasaan ini muncul? Yang ku tahu, dari awal aku sudah menolak untuk jatuh cinta dengannya, sahabatku sendiri, tetapi apa? hati berkata lain, dan akupun tidak bisa menolak itu semua. Salahkah apabila diriku sampai saat ini masih tetap menyukai dan mencintainya? Sahabat sekaligus teman curhatku, semuanya berawal dari rasa nyaman yang muncul ketika bersamanya. Lalu badai penghalang pun datang. Rasa sakit, cemburu, patah hati, kecewa, amarah, sedih pun muncul bersamaan. Tetapi tetap saja, aku tak bisa mengendalikan perasaanku ini. Semua di luar kendaliku. Maafkan aku Gib.

More details
WpActionLinkContent Guidelines