HOW LONG?

HOW LONG?

  • WpView
    Reads 400
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 2, 2019
Berly adalah perempuan yang sangat pemalu yang selalu ragu tapi keinginannya yang teguh untuk sesuatu dan dia adalah anak blesteran dari ayahnya yang berasal dari Eropa yang harus menunggu cinta nya dari seseorang bahkan dia tidak tahu bahwa laki-laki itu menyukainya apa tidak. Berapa lama lagi Berly harus menunggu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • AREANO
  • ARGA
  • Aku Tidak Normal
  • Let Me Love You Longer
  • Does it Have to End Like This? ✔
  • I love You Om (END)
  • Jangan Pergi [TERBIT]
  • Metamorfosa Cinta [Republish]
  • ZELIFAN By rotibakar25

Qaella Brawijaya, gadis sederhana yang hidupnya penuh dengan luka dan perjuangan. Sejak ayahnya meninggal, hidupnya berubah drastis. Bersama ibunya, ia menghadapi kerasnya dunia. Di sekolah, Qaella menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menganggapnya bodoh dan tak berguna, namun ia selalu mencoba bangkit meski air mata sering menjadi teman setianya. Di tengah semua kesedihan itu, Qaella dipertemukan dengan Kevin Adrian, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang. Kevin adalah siswa yang populer, cerdas, dan penuh kharisma. Tapi di balik senyum dan popularitasnya, Kevin menyimpan luka yang tak banyak orang tahu. Luka yang membuatnya merasa ia dan Qaella mungkin tak berbeda jauh-sama-sama berjuang melawan kesepian. Pertemuan mereka perlahan mengubah segalanya. Qaella menemukan harapan baru, sementara Kevin menemukan seseorang yang akhirnya mengerti dirinya. Bersama, mereka mencoba menyembuhkan luka satu sama lain. Namun, apakah dunia akan membiarkan mereka bahagia? Atau akankah luka-luka lama kembali menghantui mereka? "Kadang, yang terlihat kuat sebenarnya adalah yang paling rapuh. Dan yang terlihat rapuh, bisa jadi yang paling kuat." -qaella Brawijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines