Impossible

Impossible

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 3, 2018
Seorang gadis yang bernama Georgina Eiffelyn Heauvle yang biasa dipanggil Gina telah melakukan kesalahan pada hari pertamanya MPLS (Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah) yang merupakan syarat seorang siswa untuk menempuh jenjang pendidikan yang baru yaitu SMA. Padahal kesalahan yang dilakukannya hanyalah sebuah kesalahan kecil, yang biasa dilakukan anak sekolah lainnya. Namun dimata seorang kakak osis yang bernama Deon kesalahan tetaplah kesalahan mau itu besar ataupun kecil
All Rights Reserved
#176
ceritabaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • study group x male readers
  • From Rivals To Lover
  • DETAK [15+ Yaoi/BL]
  • Sesuatu yang Tak Terlupakan
  • New Girl | Study Group
  • DOUBLE SARA
  • My Gamon Boyfriend ✔️
  • ALVARO & QUEENCY✓
  • BOMBARDIR YUSONG || Study Group Fanfiction
  • THE NEW GIRL 2: ILLUSION [SELESAI]

Seo Rylen tidak seharusnya ada di SMK Yusong. Putra tunggal Seo Raven, konglomerat bertangan dingin yang dijuluki Kingmaker, dan Iris de Claudia, bangsawan Belanda yang memiliki darah kerajaan. Ia dididik di luar negeri, tumbuh di antara piano klasik dan pertemuan diplomatik, dan seharusnya melanjutkan sekolah di institusi internasional ternama. Namun sebuah "kesalahan administratif" mengantarnya ke SMK Yusong-sekolah brutal penuh siswa berandalan, tempat di mana tawuran adalah bahasa sehari-hari. Semua orang menunggu dia pindah. Tapi Rylen... memilih bertahan. Berambut pirang dan bermata violet, dengan wajah yang terlalu sempurna untuk tempat sekeras ini, Rylen menjadi pusat perhatian sejak langkah pertamanya. Tapi bukan wajahnya yang membuat semua diam-melainkan auranya. Tenang. Dingin. Berbahaya. Ia tak perlu berteriak untuk didengar, tak perlu mengangkat tangan untuk mengendalikan situasi. Setiap gerakannya terkalkulasi. Setiap kalimatnya menusuk. anehnya, walaupun begitu, perlahan sekolah itu memberikan kenyamanan bagi Rylen. entah sejak kapan, ia mulai menyukai sekolah itu, terutama orang orang yang ada disana. (karena ini fanfic, jadi aku ngikut alur yang di drakornya ya, tapi langsung ke bagian pertengahan, dan jelas akan ada beberapa hal yang berbeda dengan adanya rylen di cerita ini)

More details
WpActionLinkContent Guidelines