Olivia
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 28, 2018
Bagaimana perasaanmu jika seseorang yang kamu cintai tiba-tiba meninggalkanmu untuk selamanya? Bahkan disaat kamu sedang berbahagia bersamanya? saat dia tewas terbunuh tepat didepan matamu apa yang kamu rasakan? sakit? perih? Itulah yang dirasakan Olivia Amanda, Gadis berusia 16 tahun ini sudah tiga kali menyaksikan kematian sang kekasih tepat didepan matanya sendiri, dia sendiri tidak tau apa alasan terjadinya hal teragis tersebut. Dan bagaimana jika salah satu cowok famous disekolah benar-benar mencintai kamu? Apa yang kamu rasakan? senang? bahagia? memang itu yang kita rasakan tapi tidak bagi Olivia, mungkin bisa dibilang trauma dalam hal cinta, dia tidak mau ada korban lagi yang terbunuh karena mencintai dirinya, tapi jangan panggil Marshell Alvaro kalau semua yang dia inginkan tidak jatuh ketangannya. Bagaimana tidak, ia harus berusaha merebut hati sang pujaan hatinya. Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah Olivia memberikan hatinya untuk Marshell? Atau malah mencampakkannya? silahkan dibaca, happy reading yak^-^
All Rights Reserved
#137
psiko
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fall Into Your Charm
  • BAD BOYS & BAD GIRLS [Revisi]
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • My Husband's Principal《AND》
  • Stolen Before Fallen
  • Surat Untuk Arabella
  • Patah Hati Terindahku
  • Treacherous
  • He's forever in my work

Karena keterlambatannya masuk kelas Liana harus menerima hukumannya. Berawal dari situlah Liana jadi langsung membenci pria dewasa itu dipertemuan pertama mereka. Entah nasib baik atau buruk. Tidak disangka pula kedua orang tua mereka bersahabat. Liana itu membenci Rifaldo, tapi nasib seolah terus membuatnya semakin berurusan dengan Rifaldo. Seolah takdir sengaja ingin menyatukan mereka. Ketika orang tua Liana harus pergi ke luar negeri karena urusan bisnis. Mereka juga menitipkan Liana di rumah Rifaldo. Liana sebenarnya tidak setuju dengan orang tuanya. Namun, tinggal sendirian di rumahnya yang besar juga bukan pilihan yang bagus. Pasalnya Liana itu penakut dan tidak bisa melakukan pekerjaan rumah. Jadi, Liana hanya bisa pasrah menerimanya. Apakah Liana akan terus-menerus membenci Rifaldo? Atau justru rasa benci itu hilang setelah dia tinggal bersama Rifaldo? Yuk baca langsung ceritanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines