We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Too Good To Miss

Too Good To Miss

  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 10, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Pagi yang cerah diawal musim semi, seorang wanita berdiri di depan jendela menikmati udara segar di pagi hari ini. Tiba-tiba terdengar suara orang yang mengetuk pintu dan berkata, "Mrs.Heeren, jangan sampai kau melewatkan sesuatu yang penting malam ini." Ucap seseorang lelaki dari bilik pintu yang tertutup. Tanpa memperdulikan orang yang berbicara tadi, Heeren langsung merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur dan kemudian menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhnya. "Aku lelah, aku ingin beristirahat hari ini, jikalau ada orang yang mencariku bilang saja aku sedang tidak ada dirumah, dan batalkan pertemuan dengan Mr.Amor malam nanti bilang aku sedang tidak enak badan." Ttt-ap- belum sempat orang itu berbicara, Heeren memotongnya terlebih dahulu. "Selesaikan apa yang sudah aku perintahkan kepadamu, dan lekaslah kau pergi aku ingin beristirahat." "Baik Nona" jawab laki-laki tersebut.
All Rights Reserved
#605
kiss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • Promise Me ( END )
  • Eight Prince GoodLooking (End)
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • Complete (END)
  • Albel

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines