Jackson : Beautiful Sunset & Favorite Rainbow

Jackson : Beautiful Sunset & Favorite Rainbow

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 1, 2018
"Mel, i love you is not enough to describe what I feel for you. If there is a word that have meaning more than i love you, i'm gonna use it, " Ucap Jackson sambil tersenyum, menampakkan lesung pipitnya. Melanie balas tersenyum, "Love is not supposed to be described. Love is not just a word or just an act. Love is both, my boy," balas Melanie, ia menarik napas dalam dan meraih tangan Jackson, " And you show me both," lanjutnya. Jackson melingkarkan tangannya di bahu Melanie dan, Melanie bersandar di dada Jackson sambil memeluk pinggang Jackson.
All Rights Reserved
#4
penerbitinari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • TWO HEARTS, ONE WINNER [Tamat]
  • Boyfriend
  • Semesta (Cintaku Pupus Dipenghujung Ruang Hampa)
  • BAKPAO TELO
  • Enchanted
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • Dosen Nano-Nano
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • Not Me & Not Mine

Siapa yang menyangka jika hidup Mira akan berubah kala dokter mengatakan jika dirinya tengah hamil. Hamil sosok bayi dan bukanlah sisa makanan yang telah dimakannya selama ini. Tidak... Tidak... Mira tidak ingin semuanya terjadi seperti ini. Hidupnya sudah sempurna dan bayi ini bukanlah salah satunya. Tidak jika bayi ini adalah hasil pemerkosaan dari pria bajingan brengsek itu. Hidupnya tidak akan setragis ini bukan ? *-*-* Dalton berdiri dari tempatnya dan hendak mendekati Amira. Pria itu mendekatkan wajahnya ke wajah Amira hendak memberikan ciuman. Sebelum akhirnya Amira meludahi wajah Dalton yang membuat pria itu menghentikan tubuhnya dan memejamkan matanya. "Kau bajingan brengsek! Kau harus tau jika aku akan mengingat hal itu sampai kapanpun" ucap Amira tajam yang membuat Dalton menegakkan tubuhnya. Pria itu mengusap ludah dari wajahnya dan menatap Amira dengan senyuman tipisnya. "Kau benar-benar wanita sialan, Amira. Tapi apapun yang kau katakan tidak akan mengubah kenyataan" Amira semakin terdiam ketika menatap senyuman di wajah Dalton semakin terlihat menyeramkan lebih dari apapun. "Dan kenyataannya kau akan terikat dengan Bajingan Brengsek ini mulai sekarang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines