Energi, ya, yang ku perlukan saat ini adalah energi. Karena aku terlalu lemah saat ini, saat rasa yang tidak di undang ini datang, saat ia bahkan meninggalkanku sendiri dalam angan, saat ia memberikan janji nya.
Aku ingin hidup dalam realita, aku ingin kembali bisa berjalan di bawah hujan tanpa harus takut suara petir, aku ingin kembali mengayuh sepedaku lagi, aku ingin duduk di pelataran itu tanpa harus gelisah, karena keinginan ku adalah sebuah mimpi dan bukan mimpi biasa. Aku ingin keluar dari khayalan gila ini karena aku pasti akan berakhir bersamamu, ya kan??
Kau datang meninggalkan kesepianmu, kau pergi menciptakan kesepianku. Tapi janjimu membuatku berani untuk tetap bermimpi, tentang mimpi kita.
Pertemuan singkat nan-kasar antara si gadis keras kepala dengan pria besar kepala yang diperjuangkan benar oleh cinta.-
Aku diciptakan sebagai insan yang suci.
Gagah serta perkasa sangat diciptakan bagi ku.
Tubuh sempurna bak pangeran tampan sudah melekat dalam tubuh ku.
Harta bahkan berlian seakan menjadi mainan membosankan bagi ku.
Senyum tipis lalu mata yang lentik sanggup mengundang perempuan datang dihadapan ku.
Mudah dan gampangan itulah mereka.
Segala penantang yang tak sabaran dapat ku selesaikan setelah menang.
Bukan dengan berdiam diri kesibukan ku.
Tidak dengan membentak aku hidup.
Punya cara yang kamu tidak ketahui.
Punya rahasia yang pantang ku beri.
Tantangan mu adalah tantangan ku.
Pintarnya aku, tidak sepintar mengendalikan rasa cinta.
Sebuah rasa yang selalu membuatku tertawa renyah akan rasanya.
Hingga meyakinkan ku bahwa kini cinta telah datang terlambat.
Hidup ku pergi saat aku tahu cinta sudah pergi dari hidup ku.
Bukan dengan ego aku menangis.
Aku menangis karena ku tahu jika dia pergi saat aku tahu arti rasa manisnya cinta.
Kembalilah sayang disini aku berteduh dingin menunggu kamu hadir disini.