12 Days (2018) [TAMAT]

12 Days (2018) [TAMAT]

  • WpView
    LETTURE 1,405
  • WpVote
    Voti 156
  • WpPart
    Parti 17
WpMetadataReadCompleta lun, gen 29, 2018
Pernahkah... kalian ingin mengakhiri hidup karena sebuah luka di hati? Elisia mengakhiri hidupnya... di tebing batu kapur itu. sebuah keputusan bodoh yang dia ambil di penghujung hidupnya. Rahmat, mukjizat, dan takdir yang di lampaui manusia. Bunuh diri.. Menyianyiakan kesempatan sempit di dunia.. Pernahkah terpikir kehidupan seperti apa setelahnya? Setelah berjalan gontai, terpuruk, terlantar tanpa tujuan di alam sana, sebuah bukti adanya rahmat dan mukjizat akhirnya datang padanya. Malaikat pembawa rahmat itu datang dengan senyum dan mengantarkan dia kembali ke dunia. 12 hari, itulah tenggang waktu kehidupan kedua-nya. Bukan kembali ke tubuhnya, melainkan Elisia menempati raga sahabatnya untuk menjalani kehidupanya yang ke-dua. Walau hanya sebuah kata perpisahan... bisakah tersampaikan? Hanya sebuah kata sederhana untuknya... "Selamat tinggal"
Tutti i diritti riservati
#1
dramasedih
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Ketukan Takdir
  • Dandelion
  • Psikopat Digital? [End]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Traces in the Light
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Narasi patah hati
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Till I Meet You

(SEBELUM BACA ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW TERLEBIH DAHULU) "Kesalahan terbesarku adalah pernah menjaga jodoh orang lain." Lily pernah percaya bahwa ia telah menemukan takdirnya. Bertahun-tahun ia mencintai, menjaga, dan memperjuangkan seseorang yang ternyata bukan untuknya. Ketika cinta yang ia pelihara sepenuh hati berakhir dengan pengkhianatan, Lily hanya bisa menggenggam sisa-sisa luka yang ditinggalkan. Dalam kehancurannya, Lily belajar menyerah... kepada takdir, kepada kehendak Tuhan. Ia tak lagi mencari, hanya berusaha sembuh-dengan doa dan jarak dari cinta. Hatinya kini dikelilingi tembok yang ia bangun sendiri, demi melindungi diri dari rasa kecewa yang sama. Namun takdir punya rencana lain. Di usia 24 tahun, di tengah kesibukan koas yang ia kerjakan sebagai mahasiswa kedokteran, hadir seorang pria yang tak hanya datang... tapi bertahan. Tulus, sabar, dan tak mudah menyerah. Ia tak menuntut balasan, hanya berharap diberi kesempatan. Apakah ini cinta baru yang tulus dari Tuhan? Atau justru ujian lain yang akan kembali membuatnya patah? ⚠️Disclaimer dilarang kelas mengcopy paste atau plagiat karna itu tidak boleh dan ada hukumnya⚠️ Cuss yuk dibacaaa. ☺️☺️☺️

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti