12 Days (2018) [TAMAT]

12 Days (2018) [TAMAT]

  • WpView
    Reads 1,383
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 29, 2018
Pernahkah... kalian ingin mengakhiri hidup karena sebuah luka di hati? Elisia mengakhiri hidupnya... di tebing batu kapur itu. sebuah keputusan bodoh yang dia ambil di penghujung hidupnya. Rahmat, mukjizat, dan takdir yang di lampaui manusia. Bunuh diri.. Menyianyiakan kesempatan sempit di dunia.. Pernahkah terpikir kehidupan seperti apa setelahnya? Setelah berjalan gontai, terpuruk, terlantar tanpa tujuan di alam sana, sebuah bukti adanya rahmat dan mukjizat akhirnya datang padanya. Malaikat pembawa rahmat itu datang dengan senyum dan mengantarkan dia kembali ke dunia. 12 hari, itulah tenggang waktu kehidupan kedua-nya. Bukan kembali ke tubuhnya, melainkan Elisia menempati raga sahabatnya untuk menjalani kehidupanya yang ke-dua. Walau hanya sebuah kata perpisahan... bisakah tersampaikan? Hanya sebuah kata sederhana untuknya... "Selamat tinggal"
All Rights Reserved
#197
novelindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • Dandelion
  • HE'S COMEBACK
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Kontradiksi Hati | ULAH & IMA
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Traces in the Light
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • If I Had to Choose
  • Narasi patah hati

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines