Puisi Banjir

Puisi Banjir

  • WpView
    Reads 317
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 2, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tagspuisi
Banjir Selimut awan hitam Menjadikan curah hujan yang deras Kilatan cahaya petir menyambar bumi Pohon tumbang terhempas angin kencang Sampah yang terapung hanyut ke sungai Datangkan banjir yang begitu cepat Hingga harta benda hilang terbawa banjir Bahkan nyawa lenyap sekejap mata Kini terjadi karna ulah manusia yang tak peduli akan kelestarian-Mu Lantas dimana kami kan tinggal?? Apa mungkin kami tinggal di pengungsian? di tempat sempit, ramai dan berdesakan Ya tuhan, bencanamu mengganggu ketenangan kami Bencanamu sungguh menyakitkan hati Sampai kapankah kau mengakhiri? Kuharap kesadaran muncul dihati kami Agar kejadian tak terulang kembali @alpinaepa @membacaitukeren
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sketsa Rindu untuk Hujan
  • • EUTANASIA •
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • MISS MY BESTFRIEND
  • Mencintai Diri Sendiri
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Andai bisa
  • KAMU YANG SANGAT AKU RINDUKAN
  • - Tahun Ke 18 - [Tamat]

Kisah semusim lalu terajut dalam sebuah kenangan Sesosok malaikat hadir mengantar cerita untukku Di sudut bersejarah sebuah kota, terkuak sebuah tanda Payung kuning di tanganku tertutup, berganti menjadi kematian Hujan melengkapi segala cerita yang terkenang Dari satu rinai hingga ribuan rinainya, aku rindu akan penantian Punggungku menunggu kehangatan yang dibawanya Hingga payung kelabunya mengantarku pada sebuah keabadian Kutelusuri lagi jejak dalam benakku Aku sama terjebaknya dalam sebuah sketsa Sketsa rinduku untuk hujan.. "Sepenggal Musim Untuk Mengenang" ❤❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines