We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aletta Nara

Aletta Nara

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Menunggu tidak selalu tentang hadir, pun juga berlaku untuk sebuah kehilangan. *** "Sebagai prajurit terpelatih, kamu nggak bisa seenaknya menahan penumpang satu bus hanya untuk menunggumu menjelaskan padahku!" "Aku tunggu di tempat biasa" (Hanya senyum kecut yang aku sungging dikedipan terakhir ia menghadapku)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • SHORT STORY A & P
  • cerita yang taksempat usai
  • Please, Don't Go [COMPLETE]
  • ILALANG
  • SAMUDERA dirimu yang selalu kutunggu
  • TENTARAKU dan CINTAKU (COMPLETE)
  • DESTINY  (END)
  • BULE HUNTER✔
  • Jangan pergi (End)

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines