Penggila Om-om (Very Selowww Update)

Penggila Om-om (Very Selowww Update)

  • WpView
    Reads 52,393
  • WpVote
    Votes 2,482
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 18, 2019
(Stuck on ceo berondong judul awalnya). Uang adalah salah satu alasan, alasanku menggilai kaum adam matang dalam usia. Uang, Yang kutau aku butuh harus tersedia tanpa aku minta harus ada. Cinta? Hahahaha, gila! Hari gini jadi korban bucin. Apalagi bucin halu. Sesat namanya. Kringggg... "ta, masuk" Klik. GM yang ngerangkap pacar, om dewa memanggilku ke ruangannya. Seneng dong. Drt. Pesan wa nggak penting muncul saat mo buka pintu yang di dalamnya ada om dewa paruh baya gantengnya maksimal. "ka...nita, gue kangen banget" Yawelah... Ini nih salah satunya bucin halu si berondong kampret yang udah kayak jaelangkung, ngerusak ketentraman idup. Tapi sayangnya berondong ini. Bocah putih abu ini. Dia... Di hadapanku pake dasi segala n setelan jas klimis mehong pula. Ngapain???
All Rights Reserved
#341
satria
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • 20. Pamanku Brondong Mesum (FIN)
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR
  • Crazy Marriage
  • Marriage, Not Dating
  • Silent, Please! (Re-up)
  • KEPINCUT BRONDONG
  • Menolak Jadi Janda (END)
  • Perfect Partner [SUDAH TAMAT DI DREAME]
  • Love in Credit [SEGERA TERBIT]

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

More details
WpActionLinkContent Guidelines