IDIOT PSYCO

IDIOT PSYCO

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 26, 2018
Untuk pertama kalinya aku merasakan kematian yang terasa sangat pahit. Kematianku adalah awal dari kelahiran diriku yang baru di masa depan yang lebih buruk dalam genggaman Sang Iblis. Aku yakin ini adalah kutukan untukku yang mungkin akan berguna dalam memerangi Sang Iblis. Aku harus menerima tentang kenyataan bahwa aku memang ditakdirkan hidup bersama kutukan ini. Apa yang sesungguhnya terjadi, pada awalnya adalah karena adanya kutukan ini dan pertemuan yang tak di sengaja dengan Sang Iblis. Siulan itu.. Itu adalah Sang Iblis, jangan mendekatinya. Hanya Iblis yang akan tertawa setelah melakukan hal yang benar-benar buruk, dan aku bersumpah akan membalaskan dendamku dan dendam orang yang telah menjadi korban Sang Iblis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Aku dan Saudara Kembarku [END]
  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • REVENGE - The End Of Relationship (Revisi)
  • ♪ Adikku Seorang Penjahat ♪
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Dendam
  • Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS)
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)

sejak peristiwa itu terjadi semuanya tak sama semua hanya kenyataan pahit. hitam putih tak ada arti kekosongan ini semakin besar. dibenci adalah gambaran yang tersirat dari wajah mereka tetapi darah lebih kental dari pada air kan tetap tetap saja itu hanya sebuah pepatah yang sering didengar apakah itu benar atau tidak ada yang mengetahui nya. andai waktu dapat di putar kembali ku berharap aku saja yang mati. mungkin ini takdir yang harus ku rasakan dibenci oleh saudara sendiri ternyata menyakitkan. huuu jadi apa yang harus ku lakukan aku sendiri membenci diriku sendiri hahahaha sungguh ironis. andai kematian ku bisa menggantikan kematiannya aku rela menukarkan nyawa tak berguna ini. ternyata berbicara sendiri itu lebih menyenangkan dari pada berbicara dengan orang lain yang hanya menyalahkan diri kita. kehidupan dan kematian kata yang sangat misterius karena tidak semua kematian adalah duka dan tidak semua kehidupan itu kebahagiaan. hahahaha saya kaya orang gila berbicara sendiri huuuu tapi mana ada seseorang yang mau berbicara dengan seorang pembunuh seperti hahahaha dunia ini sungguh jenaka hahahah

More details
WpActionLinkContent Guidelines