Goresan Kalbu

Goresan Kalbu

  • WpView
    Reads 1,195
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 9, 2019
Tak semua luka memilih berdarah. Sebagiannya tumbuh menjadi rindu, menjelma menjadi diam, lalu hidup sebagai aksara yang tak pernah sempat terucap. Goresan Kalbu adalah rumah bagi setiap hati yang pernah patah, setiap rindu yang kehilangan temu, dan setiap jiwa yang sedang belajar mengikhlaskan. Mungkin tidak semua tulisan di dalamnya mampu menyembuhkan, tetapi semoga setiap goresan dapat menemanimu melewati hari-hari yang terasa begitu berat. Karena pada akhirnya, setiap luka memiliki ceritanya sendiri. Selamat datang di Goresan Kalbu karya Aksaramia Strata.
All Rights Reserved
#235
patah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Let The Wounds Fade ( TAHAP REVISI)
  • GENTAWA✓
  • Bukan Kita D.A.N
  • Senja Dan Rindu
  • Hujan ft cth
  • Gone Love.-vrene
  • Ketika Cinta Harus Berakhir {COMPLETED}
  • Love Hurts Jimin X You (Bagian 1&2)
  • Can't have

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines