Bartender/BadAss

Bartender/BadAss

  • WpView
    Reads 447
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Pria bermata bulat berwarna hitam dan alis berwarna hitam kelam menghiasi bagian atas pelupuk matanya tak lupa dengan beberapa helai bulu mata yang tak begitu lebat, berparas lumayan tampan dengan tubuh kekarnya dan dia bertubuh tinggi kira-kira 172 untuk seorang pria Asia cukup dikatakan Menjulang bukan? Namun ada kekurangan yang selalu dia tutupi dengan sifat dinginnya itu. Bagaimana tidak?? ternyata seorang BarTender memiliki sebuah kehidupan yang kelam namun disisi lain dia seorang pria yang menggelar sebagai "Bos Muda" diperusahaan yang dia pimpin. Aku sadar akan sesuatu sewaktu aku melihatnya dan mulai bekerja diBar yang dimiliki bahkan dia kelola ketika malam tiba sehabis pulang dari kantornya aku mencari banyak cara untuk mengetahui lebih dalam darinya Termasuk bagaimana cara mendapatkan hatinya dengan semua kekurangan yang dia miliki. dan memang kekurangan yang ada pada dirinya itu yang membuat aku berani bahkan lancang mendekati Bosku bahkan mengatakan langsung padanya Atas perasaanku
All Rights Reserved
#240
us
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nothing, But You...
  • OSAKA  BREAK (COMPLETED)
  • LOS ANGELES (family issues)
  • The PROSECUTOR Secret LUST
  • Babblegum Barbell Bar (END)

Romance story about Arlita dan Arnanda. Arlita Naraya Tirta Rutinitas sehari-hariku sering dibilang membosankan oleh banyak orang, termasuk teman-temanku. Bagaimana tidak, setelah 5 hari bekerja dari pukul 8 hingga 5 sore, tak membuatku berkeinginan berlibur atau sejenak keluar untuk menenangkan pikiran di saat weekend tiba. Beberapa kali temanku mengenalkan seorang pria untuk sekedar mewarnai hidupku yang membosankan itu, namun aku tak pernah menanggapinya lebih. Hingga aku bertemu seorang pria yang membuatku terpukau saat pertama kali mendengar suaranya. Entah mengapa, aku menyukai suaranya. Lalu pertemuan-pertemuan lainnya yang tak ku sengaja terjadi membuatku menaruh hati pada pria itu. *** Arnanda Narendra Bimana Di umurku yang sudah menginjak 35 membuatku selalu dikejar oleh pertanyaan yang muak ku dengar. Segala ide perjodohan yang keluargaku dan kawan-kawanku atur tak ada satupun yang membuatku berkeinginan untuk mengenal lebih jauh wanita-wanita itu. Penampilan ala kadarnya itu membuatku terpana, aku tak pernah melihat perempuan yang seperti itu. Daster sepaha dengan warna yang sudah pudar, wajah yang tak dihiasi make up, dan dengan rambut yang asal-asalan ia cepol. Namun, entah parfum apa yang ia pakai hingga tercium olehku. Lalu untuk pertama kalinya sejak sekian lama, hatiku berdebar mendengar perempuan yang tak ku ketahui namanya itu memanggilku dengan "mas". Hatiku tergelitik ingin mengenalnya lebih jauh. Tidak, aku ingin memilikinya saat itu juga. Konyol memang, namun aku tak mampu membohongi diriku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines