RAIN

RAIN

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 5, 2018
" Ditengah hujan saat ini sebagai saksi!!!! sekarang lo milik gue...gue gak terima penolakan apapun yang keluar dari bibir manis lo ini!!! You are mine!!!forever mine....always be mine!!" Ucap seorang pemuda kepada seorang gadis ditengah derasnya hujan saat itu. Sementara itu sang gadis masing membatu tanpa mampu mengeluarkan sepatah kata pun dari bibir mungilnya...bibirnya kelu ,jangankan untuk bicara,untuk mengucapkan sepatah katapun bibirnya sudah tak mampu lagi. "You are My Angel..My Mine,foever mine ,always mine!!!" Gumam pemuda itu tanpa di terdengar sama sekali oleh gadis itu. Sang gadis hanya membeku dalam pelukan lengan kekar pemuda itu,gadis itu hanya terdiam mencerna apa yang didengarnya itu. Sang pemuda semakin mempererat pelukanya ditengah hujan yang semakin deras seolah jika ia melepaskan pelukanya barang sedetik saja maka gadis itu akan menghilang. Sang gadis hanya bisa merasakan detak jantungnya yang semakin menggila ditengah pelukan lengan kekar pemuda itu. Hanya terdengar suara hujan yang semakin lebat saja ,sementara itu dalam pelukan pelukan pemuda itu,ditengah dinginya hujan yang ia rasakan justru.. Nyaman Hangat... Seolah olah ia terlindungi dalam rengkuhan lengan pemuda itu.. "Apa yang kurasakan ini???!!,mengapa justru aku merasa nyaman dan terlindungi dalam pelukanya??"batinya bingung. Gimana???gaje nggak?? Budayakan voment ya guys......
All Rights Reserved
#798
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bianglala
  • My Posesif Boyfriend (COMPLETED)
  • Teruntuk Mia
  • Rain Drops ( On Going )
  • COMPLICATED
  • DIA (Completed)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Cerita pendek
  •  My husband BadBoy✔
  • My Husband Is DEVANO (SUDAH TERBIT)
Bianglala

Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄

More details
WpActionLinkContent Guidelines