LOVE OR REVENGE

LOVE OR REVENGE

  • WpView
    Reads 3,031
  • WpVote
    Votes 307
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 20, 2020
7 lelaki yang digelarkan sebagai BTS ingin membalas dendam atas kematian ibu bapa mereka tapi?Dapatkah mereka membalas dendam dengan ganguan daripada 5 gadis yang bekerja sebagai seorang ejen yang digelarkan sebagai red velvet ditugaskan untuk menangkap BTS kerana kesalahan yang mereka lakukan. Tapi dapatkah bts membalas dendam denganm ganguan red velvet. Dan dapatkah red velvet menangkap penjahat yang sudah lama ditugaskan kepada mereka. Dan dapatkah kisah cinta diantara mereka berkekalan. Kisah cinta, pengorbanan,perjuangan,kasih sayang, balas dendam.
All Rights Reserved
#29
yerim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • [End] Tricherie
  • Saranghaeyo Bangtan Sonyeondan
  • LEVERAGE [Book 1]
  • Our Ending ; jinrene
  • The Thief
  • REVENGE
  • Love Scenario ✔
  • Berandal Skool [✓]

⚠️DALAM TAHAP REVISI ⚠️ [SUDAH TAMAT] FOLLOW TO READ READER!!! Sejak kepergian kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis, kehidupan seorang gadis muda berubah menjadi mimpi buruk. Ia tinggal bersama ketujuh kakaknya-orang-orang yang seharusnya menjadi pelindung dan penghibur, namun justru menjadikannya kambing hitam atas kehilangan mereka. Tanpa bukti dan tanpa alasan yang masuk akal, ketujuh kakaknya menuduhnya sebagai penyebab kematian orang tua mereka. Hati yang dulu penuh kasih berubah menjadi bara amarah yang terus membakar, menciptakan jurang dalam keluarga mereka. Gadis itu hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah yang tak pernah ia pahami, terpenjara oleh luka yang ditinggalkan oleh keluarga sendiri. "Apa salah ku?" ucapnya dengan suara lirih, tak mengerti mengapa ia harus menanggung semua ini. "Oppa, maafkan aku... hiks." "Arghhh! Jangan siksa aku lagi!" teriaknya dalam ketakutan, tubuhnya gemetar setiap kali langkah kaki para kakaknya mendekat. "Oppa... tolong aku... bantu aku... hiks..." "Eomma... Appa... aku rindu... bawa aku pergi... hiks..." Hanya rasa rindu yang menjadi temannya setiap malam. Rindu akan pelukan hangat sang ibu, dan suara tenang sang ayah. Di tengah gelapnya kebencian yang terus membayangi, apakah masih ada secercah harapan untuk gadis kecil itu menemukan cahaya dan kasih yang hilang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines